Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
KPR - uangteman.com
Premium

Menyoal Lesunya Permintaan KPR

14 Januari 2020 | 21:22 WIB
Pelonggaran rasio loan to value (LTV) oleh Bank Indonesia yang telah berjalan sejak 2 Desember 2019 lalu dinilai belum terlalu berdampak terhadap penyaluran kredit pemilikan rumah/apartemen dalam waktu dekat.

Bisnis.com, JAKARTA — Pelonggaran rasio loan to value (LTV) oleh Bank Indonesia yang telah berjalan sejak 2 Desember 2019 lalu dinilai belum terlalu berdampak terhadap penyaluran kredit pemilikan rumah/apartemen dalam waktu dekat.

Kendati demikian, pelonggaaran ini diharapkan dapat menjadi pendorong penyaluran KPR/KPA sepanjang tahun ini, setelah mengalami musim kering dalam beberapa tahun belakangan.

Bank Indonesia mencatat, kredit properti per November 2019 hanya tumbuh 7,14% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kinerja tersebut merupakan capaian terendah selama 3 tahun terakhir.

Padahal, kredit properti pada awal 2019 masih mampu menyentuh pertumbuhan dua digit, yang tercatat tumbuh 11,32% yoy.

Seperti diketahui, untuk menstimulus kredit segmen ini, Bank Indonesia mengeluarkan Peraturan BI No. 21/13/PBI/2019 tentang Perubahan atas PBI No. 20/8/PBI/2018 tentang Rasio Loan to Value untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor.

Pada segmen KPR/KPA, BI melakukan pelonggaran atas rasio loan to value (LTV)/financing to value (FTV) sebesar 5%. Keringanan juga ditambahkan untuk KPR/KPA yang berwawasan lingkungan sebesar 5%.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top