Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Bumiputera, Gamang Nasabah Mengiur Premi

Bumiputera diminta membuktikan kemampuan membayar klaim nasabah yang telah jatuh tempo sehingga mengembalikan kepercayaan akan kemampuan perusahaan menjalankan bisnis asuransi
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  23:28 WIB
Pejalan kaki melintas di dekat gedung Wisma Bumiputera di Jakarta. Bisnis
Pejalan kaki melintas di dekat gedung Wisma Bumiputera di Jakarta. Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA-- Masalah keuangan yang dialami oleh Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera, membuat para nasabah khawatir akan premi yang dibayarkan secara rutin menjadi hilang.

Riyan Nofitra, nasabah asuransi pendidikan Bumiputera asal Pekanbaru, mengaku memasuki awal 2020 dirinya tidak membayar premi yang seharusnya dilakukan setiap tiga bulan.

"Sampai saat ini saya belum membayar polis yang harusnya sudah disetor sejak awal 2020 karena ragu [kondisi Bumiputera] itu," ujarnya kepada Bisnis, Senin (10/2/2020).

Nasabah yang sudah menjadi nasabah Bumiputera dari 2 tahun lalu ini mengiur premi Rp738.000 per tiga bulan. Semestinya dengan produk yang dipilih, Riyan akan tetap menjadi nasabah Bumiputera hingga anaknya selesai kuliah.

Masalah keuangan yang terjadi di Bumiputera membuat dirinya khawatir. Riyan menyebutkan dirinya menilai perusahaan asuransi tertua di Indonesia tersebut masih tertunggak pencairan klaim terhadap nasabah yang ada saat ini.

Pertimbangan utama kelanjutan premi yang akan dibayarkan atau dihentikan tergantung dari skema bisnis yang diusulkan manajemen. Termasuk pembuktian bahwa perusahaan membayar klaim yang masuk.

"Biarlah rugi diawal daripada rugi banyak di masa mendatang," ujarnya.

Komisaris Bumiputera Diding S. Anwar mengharapkan nasabah tetap melanjutkan membayar premi. Menurutnya sepanjang sejarah berdirinya Bumiputera yang telah mencapai 108 tahun, klaim nasabah selalu dibayar oleh perusahaan.

Meski begitu Diding mengakui saat ini terdapat keterlambatan pembayaran klaim. Ia menyebutkan pemegang polis merupakan pemilik perusahaan yang harus memastikan cita-cita berdirinya Bumiputera menghadirkan perlindungan bagi anggotanya tetap terlaksana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ajb bumiputera 1912
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top