Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Akankah Saham ARTO Tetap Jadi Ladang Spekulasi?

PT Bank Artos Indonesia Tbk. menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp139 per saham.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  16:00 WIB
Warga melintas di depan kantor Bank Artos di Bandung, Jawa Barat. - Bisnis/Rachman
Warga melintas di depan kantor Bank Artos di Bandung, Jawa Barat. - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah PT Bank Artos Indonesia Tbk. menyampaikan bakal melakukan rights issue usai diakuisisi oleh duo bankir senior Jerry Ng dan pengusaha Patrick Walujo tersiar, ada beberapa pertanyaan yang muncul. Salah satunya adalah berapa harga pelaksanaan aksi korporasi itu.

Pertanyaan itu terjawab pada Jumat (20/3/2020). Emiten perbankan berkode saham ARTO itu menyampaikan harga pelaksanaan right issue (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu/HMETD) adalah Rp139 per saham. Dengan demikian, jumlah dana yang bakal diperoleh mencapai Rp1,34 triliun.

Jika ditilik, harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga saham perseroan di pasar sekunder. Pada Selasa (24/3) pukul 15.32 WIB, harga saham ARTO berada di level Rp3.580, naik 15,48 persen secara year-to-date (ytd).

Harga tersebut juga di bawah harga akuisisi saham ARTO oleh Jerry Ng dan Patrick Walujo pada akhir 2019, yakni Rp395 per saham.

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top