Bisnis.com, JAKARTA - Posisi Direktur Utama PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. yang sebelumnya dijabat oleh Ratih Rachmawaty kini digantikan oleh Hadi Wibowo. Hadi Wibowo sebelumnya menjabat sebagai Chief of Process Transformation perseroan.
Sementara itu, direksi lama yakni Ratih Rachmawaty, Mulia Salim dan Taras Wibawa Siregar telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai direktur perseroan. Perubahan susunan direksi tersebut berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Selain menunjuk Hadi, RUPST juga mengangkat Fachmy Achmad dan Dwiyono Bayu Winantio sebegai direktur. Adapun Fachmy Achmad dan Dwiyono Bayu Winantio sebelumnya masing-masing menjabat sebagai Finance and Investor Relation Head Perseroan dan Distribution Head Area 2.
Hadi Wibowo merupakan salah satu sosok penting dalam merumuskan bisnis Tunas Usaha Rakyat BTPN yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya segmen prasejahtera produktif BTPN Syariah saat ini. Sementara itu, Dwiyono Bayu Winantio dan Fachmy Achmad memegang peranan yang penting dalam menumbuhkan perseroan dalam tiga tahun terakhir.
“Bergantinya kepengurusan di Dewan Direksi dari seluruh internal perseroan menggambarkan bahwa BTPN Syariah memiliki banyak talenta terbaik untuk membawa perusahaan naik ke kelas berikutnya,” kata Arief Ismail, Direktur Kepatuhan merangkap Corporate Secretary Perusahaan, seperti dikutip dalam rilis, Kamis (16/4/2020).
Berikut susunan Direksi BTPN Syariah setelah RUPST:
Direktur Utama : Hadi Wibowo
Direktur Kepatuhan : Arief Ismail
Direktur : Fachmy Achmad
Direktur : Dwiyono Bayu Winantio
Direktur : M. Gatot Adhi Prasetyo
Sementara itu, tidak terdapat perubahan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah perseroan, yang komposisinya sebagai berikut :
Komisaris Utama/Independen : Kemal Azis Stamboel
Komisaris Independen : Dewie Pelitawati
Komisaris : Mahdi Syahbuddin
Komisaris : Yenny Lim
Ketua Dewan Pengawas Syariah : H. Ikhwan Abidin MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah : H. Muhammad Faiz MA