Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Gedung Bank Banten - bankbanten.co.id
Premium

Campur Tangan Istana di Balik Merger Bank Banten dan BJB

29 April 2020 | 17:16 WIB
Ridwan Kamil menyampaikan rencana merger dengan Bank BJB dilakukan untuk menyelamatkan Bank Banten. Namun, penggabungan usaha tetap memperhatikan tahapan, kajian dan arahan dari otoritas perbankan.

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana peleburan PT Bank Banten Tbk. dengan PT Bank Jabar Banten Tbk. diketahui ada campur tangan Istana. Bank BJB diminta menyelamatkan Bank Banten dari risiko gagal bayar yang mendera bank tersebut.

Salah satu sumber Bisnis yang mengetahui rencana tersebut mengungkapkan bahwa sejumlah pihak terkait diundang ke Istana untuk menyetujui merger dua bank tersebut. Pihak terkait terutama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Kamis [23/4/2020] lalu diminta ke Istana diminta tandatangan untuk merger [Bank BJB dan Bank Jabar],” ujar sumber yang mengetahui proses tersebut kepada Bisnis, pekan ini.

Menurutnya, sejumlah pihak juga hadir dalam acara tersebut, seperti otoritas perbankan, Kementerian Keuangan, dan lainnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, pihaknya selaku pemegang saham pengendali Bank BJB mematuhi perintah tersebut.

Dia menyampaikan, rencana penggabungan usaha tersebut dilakukan untuk menyelamatkan Bank Banten. Namun, sambungnya, penggabungan usaha tetap memperhatikan tahapan, kajian dan arahan dari otoritas perbankan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top