Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi - Agen bancassurance melayani nasabah di salah satu bank di Jakarta./Antara - Dhemas Reviyanto - ama.
Premium

Cara Baru Berjualan Unit-Linked Asuransi Jiwa  

02 Juni 2020 | 04:16 WIB
Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan surat edaran No.18/D.05/2020 mengenai tata cara baru penjualan unit-linked atau produk asuransi yang dibalut investasi (PAYDI) tertanggal 27 Mei 2020.

Bisnis.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan surat edaran No.18/D.05/2020 mengenai tata cara baru penjualan unit-linked atau produk asuransi yang dibalut investasi (PAYDI) tertanggal 27 Mei 2020. Sudahkah memenuhi kebutuhan industri?

Dalam edaran memudahkan penjualan produk unit-linked ini, OJK bersandar pada surat Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) tertanggal 24 Maret 2020 yang kemudian dilanjutkan dengan surat AAJI 5 Mei 2020 tentang permohonan pemasaran PAYDI.

Riswinandi, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya menjelaskan dalam SE itu menyebutkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang ditetapkan oleh pemerintah telah berdampak pada industri maupun konsumen.

Untuk itu, ulasnya dalam SE, OJK telah mengkaji dua aturan yang menghambat penjualan produk unit-linked secara elektronik atau digital yakni Pasal 47 ayat (3) Peraturan OJK Nomor 23/POJK.05/2015 tentang Produk Asuransi serta Pemasaran Produk Asuransi (POJK 23/2015). Dalam beleid itu agen asuransi diwajibkan melakukan pertemuan langsung secara tatap muka untuk pemasaran produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) yang menggunakan media komunikasi jarak jauh.

Demikian juga dengan Surat Edaran OJK Nomor 32 /SEOJK.05/2016 tentang Saluran Pemasaran Produk Asuransi Melalui Kerja Sama Dengan Bank atau Bancassurance pada SEOJK 32/2016 mengenai keharusan tanda tangan basah pada surat pernyataan yang menyatakan bahwa calon nasabah telah memperoleh penjelasan dan memahami produk yang dibeli dalam pemasaran jarak jauh.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top