Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan melayani nasabah di Bank Muamalat Cabang Makassar, Sulawesi Selatan. Bisnis - Paulus Tandi Bone
Premium

Penyehatan Muamalat, Bank BUMN Diminta Turun Tangan

12 Juni 2020 | 07:03 WIB
Upaya penyehatan Bank Muamalat yang sudah bergulir beberapa tahun terakhir masih tak kunjung ada solusi final. Alternatif lawas, kini malah dimunculkan kembali, yakni dengan menugaskan bank BUMN sebagai pemodal.

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana penyehatan PT Bank Muamalat Tbk. dengan mengundang investor swasta masih menggantung. Muncul alternatif lama dengan melibatkan bank milik badan usaha negara (BUMN) untuk menjadi pemodal.

Salah satu sumber Bisnis menyampaikan bahwa rencana konsorsium besutan Ilham Habibie dengan Al Falah untuk menjadi investor Bank Muamalat masih menggantung karena belum ada lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Al Falah sudah siap menambah setoran modal sekitar Rp3 triliun-Rp4 triliun. Tapi, masih belum ada restu OJK, kabarnya ada rencana mendorong bank BUMN untuk jadi investor lewat skema merger bank syariah,” ujarnya kepada Bisnis, pekan ini.

Pada tahun lalu, konsorsium Al Falah telah menyatakan komitmen untuk menjadi pengendali Muamalat. Perusahaan yang dikendalikan oleh Ilham Habibie itu juga telah menyetorkan uang tunai sebesar Rp2 triliun ke rekening penampung (escrow account) sebagai bagian komitmen akuisisi.

Namun, restu dari OJK tak kunjung tiba hingga akhirnya data tersebut ditarik dari rekening penampung. Masalah tukar guling aset pembiayaan bermasalah Bank Muamalat masih menjadi soal apabila hal itu dijadikan komponen dalam aksi korporasi tersebut.

Sebelumnya, pada 2018, Muamalat telah membuat skema tukar guling aset (asset swap) dengan calon investor Lynx Asia, investor asal Singapura. Nilai tukar guling itu mencapai Rp8 triliun. Aset pembiayaan bermasalah Muamalat ditukar dengan surat berharga, dana segar, dan penerbitan obligasi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top