Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi - Karyawan melintas di dekat logo Bank Indonesia (BI) di Jakarta - Bisnis/Abdullah Azzam
Premium

Historia Bisnis: S&P Ramalkan Penyehatan Perbankan Butuh Satu Dekade

12 Juni 2020 | 15:14 WIB
Lembaga pemeringkat Standard and Poor's melaporkan dibutuhkan waktu 10 tahun untuk memulihkan sistem perbankan Indonesia setelah bermasalah akibat krisis ekonomi.

Bisnis.com, JAKARTA – Penyelesaian kredit macet di bank bermasalah oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) akan dilakukan dengan empat skema.

Langkah penyelesaian kredit bermasalah itu dilakukan dengan mekanisme restrukturisasi, pengambilalihan agunan, penjualan kredit atau hak tagih, serta penyelesaian secara hukum.

Skema ini ditargetkan rampung dalam 5 tahun seperti amanat Peraturan Pemerintah No. 17/1999 tentang BPPN. Disebutkan lembaga ini beroperasi untuk menagih kredit yang sudah disalurkan ke debitur dimana banknya sudah ditutup dan menggerakkan kembali sektor riil.

Namun langkah pemerintah kala itu ini dinilai terlalu optimis. Lembaga pemeringkat Standard and Poor's memperkirakan butuh satu dekade bagi pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan BLBI dan reformasi perbankan.

Tema ini menjadi topik di Bisnis Indonesia edisi 11 Juni 1999. Dalam laporan dari Standard and Poor's diturunkan dengan tajuk “S&P: Pemulihan Bank di Indonesia butuh 10 Tahun.”

Menurut lembaga pemeringkat internasional itu, Indonesia mengalami krisis perbankan terburuk di dunia sejak tahun 1970-an. Diperkirakan butuh satu dekade dengan biaya US$87 miliar untuk menyelamatkan sektor perbankan untuk bangkit.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top