Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Bank BCA - Dok. Annual Report 2002
Premium

Historia Bisnis: Investor Tawar Murah Divestasi Saham BCA (BBCA)  

21 Juli 2020 | 17:07 WIB
Saham Bank BCA (BBCA) pada 19 tahun lalu sulit dijual ke investor. Kalaupun ada yang berminat mengajukan harga murah.

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang diborong asing membuat indeks harga saham gabungan bergerak di zona hijau pada hari ini, Selasa (21/7/2020).

Perburuan saham BCA hari ini oleh investor asing itu, berkebalikan dengan pemberitaan Bisnis Indonesia, 21 Juli 2001 atau 19 tahun lalu. Kala itu pemerintah menyebutkan tawaran saham BCA kepada investor strategis urung dilakukan karena kemurahan.

Kala itu dalam tajuk ‘Menko: Divestasi BCA akan Ditender Ulang’ disebutkan rendahnya minta investor lokal maupun asing akan Bank BCA membuat pemerintah sebagai pemegang saham pengendali memutuskan melakukan tender ulang. Kala itu tawaran yang masuk hanya Rp900 per lembar saham dari target Rp1.300.

Dalam laporan itu disebutkan saham BCA yang akan dilepas pemerintah sebanyak 30 persen. Sedangkan total saham pemerintah di BCA setelah penyelamatan oleh BPPN adalah 92,8 persen. Pemerintah telah melepas sebagian kepemilikan di BCA melalui skema initial public offering (IPO) sebanyak 22,5 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top