Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan berkomunikasi didekat logo beberapa perusahaan asuransi di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Jakarta, Selasa (15/1/2020). Bisnis - Nurul Hidayat
Premium

Miliki Rp502 Triliun, Ini Produk Investasi Buruan Asuransi Jiwa

21 September 2020 | 11:27 WIB
Otoritas Jasa Keuangan mencatat hingga Juni 2020, perusahaan asuransi jiwa memiliki dana untuk investasi sebesar Rp488,18 triliun sedang aset mencapai Rp502 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan asuransi jiwa yang memiliki sumber dana  jangka panjang semakin memperluas penempatan investasi untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah pandemi Covid-19.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2020 yang baru dikeluarkan beberapa waktu lalu menunjukkan Dana Investasi Infrastruktur Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK Dinfra)menjadi instrumen dengan pertumbuhan tertinggi.

Aset yang diperkenankan ini tercatat tumbuh 69,16 persen dari Rp155 miliar pada Desember 2019 menjadi Rp262,19 miliar pada akhir Juni 2020.

OJK mencatat KIK Dinfra bukan yang terbesar secara persentase, di atas produk ini pertumbuhan investasi tertinggi terjadi pada tagihan investasi naik dari Rp336,78 miliar menjadi Rp678,35 miliar atau naik 101,42 persen serta tagihan premi reasuransi naik dari Rp1,4 miliar menjadi Rp2,4 miliar atau naik 71,20 persen.

Selanjutnya, investasi yang dilakukan perusahaan asuransi jiwa adalah pinjaman yang dijamin dengan Hak Tanggungan yang naik 53,07 persen dari Rp100,8 miliar menjadi Rp154,4 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top