Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan menghitung uang rupiah di kantor cabang Bank BCA Syariah di Jakarta, Selasa (7/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Premium

Peluang BCA Syariah di Tengah Kompetisi Merger Bank BUMN Syariah

13 Oktober 2020 | 07:34 WIB
BCA Syariah dipersiapkan oleh konglomerasi Bank Central Asia Tbkrn (BBCA) menjadi solusi tunggal di pasar keuangan syariah. Saat yang sama Bank BUMN mengumumkan penggabungan anak usaha syariah menjadi satu entitas baru.

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)  mengumumkan PT Bank Interim Indonesia (awalnya PT Bank Rabobank International Indonesia) akan dileburkan ke dalam PT Bank BCA Syariah.

Peleburan ini, setelah mendapat persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS) Luar Biasa di kedua bank. Setelah aksi ini maka entitas Bank Interim akan hilang dan menyatu ke dalam BCA Syariah.

Dalam prospektus yang dikeluarkan perusahaan, Senin (12/10/2020), manajemen BBCA mengungkapkan setelah mendapatkan surat efektif dari Otoritas Jasa Keuangan, maka modal inti BCA Syariah akan naik dari Rp1,99 triliun menjadi Rp2,25 triliun.

Meskipun demikian, berdasarkan prospektus, posisi penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Interim telah mencapai posisi nol pada 31 Juli 2020. Hal ini seiring dengan telah selesainya proses pelunasan, pengalihan, dan penjualan loan portofolio kepada pihak ketiga maupun Cooperative Rabobank U.A., Singapore Branch.

Dari sisi rentabilitas, Bank Interim membukukan rugi bersih tahun berjalan sampai dengan 31 Juli 2020 senilai Rp476,41 mikiar. Kerugian tersebut sudah diproyeksikan dalam rencana bisnis bank seiring dengan proses penggabungan yang akan dijalankan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top