Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasca Merger, Bank Syariah BUMN Bisa Masuk 10 Besar Dunia

Tujuan dari merger ini salah satunya adalah agar Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim dunia punya bank syariah yang besar dan berdaya saing global.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  15:22 WIB
Press Conference Proses Merger Bank BUMN Syariah, Selasa (13/10 - 2020)
Press Conference Proses Merger Bank BUMN Syariah, Selasa (13/10 - 2020)

Bisnis.com, JAKARTA - Bank hasil merger bank BUMN syariah diharapkan menjadi salah satu bank syariah terbesar di dunia.

Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Project Management Office, Hery Gunardi mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir ingin meningkatkan core competence seluruh BUMN, tidak terkecuali di sektor keuangan.

Kementerian BUMN pun memiliki rencana menggabungkan tiga bank syariah yang dimiliki bank BUMN, yaitu BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah.

Tujuan dari merger ini salah satunya adalah agar Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim dunia punya bank syariah yang besar dan berdaya saing global.

"Hasil penggabungan memiliki potensi masuk 10 bank syariah global berdasarkan kapitalisasi pasar," ujarnya, Selasa (13/10/2020).

Setelah resmi bergabung, secara legal pada Februari 2021 nanti, bank hasil merger ini akan memiliki total aset senilai Rp220 triliun hingga Rp225 triliun.

"Ini menempati nomor 7 atau 8 top ten bank di Indonesia, jadi cukup besar," tambahnya.

Hery juga menyampaikan bank syariah hasil merger akan memiliki modal dan kapasitas yang cukup untuk bisnis yang lebih besar. Selain itu juga bisa terlibat aktif di global market di Timur Tengah, misalnya, untuk merilis sukuk global.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bumn merger bank syariah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top