Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Bank Mandiri. - Dok. Pubex 2020
Premium

Gelembung Aset Mandiri Sikut BRI Pasca Merger Bank Syariah

23 Oktober 2020 | 07:30 WIB
Hingga paruh pertama 2020, aset BRI masih mengungguli Bank Mandiri. Namun, pascamerger BMRI bisa merebut gelar bank terbesar dalam hal nilai aset dari tangan BRI.

Bisnis.com, JAKARTA - Para pemegang saham 3 bank syariah yang akan dimerger telah merilis rencana rinci penggabungan.

BRI Syariah ditetapkan sebagai bank penerima penggabungan atau surviving identity. Bank dengan kode saham BRIS ini akan menyerap penyertaan modal dari Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah.

Berhubung BSM memiliki modal paling besar dibandingkan dengan BRI Syariah dan BNI Syariah, maka pemegang saham BSM, yaitu Bank Mandiri pun bakal mengempit porsi saham terbesar dan menjadi pengendali.

Dalam ringkasan rancangan penggabungan ketiga bank syariah yang dirilis pada Rabu (21/10/2020), disebutkan bahwa Bank Mandiri menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi 51,2 persen, sedangkan BRI dan BNI masing-masing sebesar 25 persen dan 17,4 persen.

Dengan mengempit porsi kepemilikan saham mayoritas, maka bank syariah hasil penggabungan menjadi anak usaha Bank Mandiri. Hal ini membuat aset BMRI menggelembung dan mampu menyalip BRI.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, Bank Mandiri selalu unggul dari BRI dalam hal aset secara konsolidasi dari 2004 hingga 2016.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top