Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan melintasi logo-logo perusahaan asuransi di Kantor Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Jakarta, Selasa (11/02/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Penerapan PSAK 74, Pengembangan Kualitas SDM Asuransi jadi Sorotan Utama

07 November 2020 | 07:00 WIB
Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Hastanto Sri Margi Widodo menjelaskan bahwa implementasi teknologi sudah menjadi bagian dari proses bisnis industri asuransi.

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembangan kualitas sumber daya manusia atau tenaga kerja industri asuransi menjadi perhatian utama, khususnya menjelang penerapan PSAK 74 atau IFRS 17. Kecakapan terhadap teknologi menjadi tuntutan besar.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Hastanto Sri Margi Widodo menjelaskan bahwa implementasi teknologi sudah menjadi bagian dari proses bisnis industri asuransi. Namun, penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 74 atau IFRS 17 menuntut adaptasi terhadap teknologi yang lebih cepat.

Indonesia akan mulai melakukan transisi menuju penerapan standar akuntansi itu pada tahun depan. Menurut Widodo, industri asuransi pun harus bersiap diri dalam berbagai aspek, salah satunya dalam menyiapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang mumpuni.

"Perkembangan berbagai peraturan dan penerapan standar internasional untuk proses perasuransian di masa depan seperti PSAK 74 atau IFRS 17 akan mengharuskan pelaku industri asuransi memiliki kemampuan mumpuni atas constractual service margin advance statistical dan permodelan matematika," ujar Widodo pada Jumat (6/11/2020).

Dia menjabarkan bahwa para pelaku jasa asuransi, regulator, dan semua pemangku kepentingan telah sepakat untuk mendorong penerapan teknologi baru dan riset penelitian di industri asuransi. AAUI di antaranya melakukan upaya peningkatan kompetensi SDM asuransi melalui kerja sama dengan berbagai pihak. 

Pada Jumat (6/11/2020), AAUI menjalin kerja sama dengan Universitas Gunadarma, The Indonesia Mathematical Society (IndoMS), dan PT Care Technologies. Ketiga pihak sepakat untuk memberikan dukungan dalam program pengembangan kapasitas, penerapan teknologi dan sistem informasi penelitian, serta pemenuhan kompetensi SDM di industri asuransi umum.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top