Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang milik PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) di Jakarta, Kamis (10/10/2020). - Bisnis/Dedi Gunawan
Lihat Foto
Premium

Diduga Rugikan Negara Rp17 Triliun, Akankah Asabri Berakhir Layaknya Jiwasraya?

Kejaksaan Agung menyebut beberapa calon tersangka kasus korupsi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) alias Asabri sama dengan yang terlibat di kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Apakah Asabri bakal berakhir seperti Jiwasraya?
Wibi Pangestu P., Sholahuddin Al Ayyubi & Annisa M.
Wibi Pangestu P., Sholahuddin Al Ayyubi & Annisa M. - Bisnis.com
23 Desember 2020 | 10:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kasus dugaan korupsi PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) rupanya terus bergulir. Kejaksaan Agung mengaku telah mengantongi sejumlah nama calon tersangka dalam perkara yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp17 triliun ini.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan dua dari beberapa calon tersangka bahkan juga terjerat dalam kasus korupsi di tubuh PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Saya enggak mau sebut nama [tersangkanya]. Nanti kita lihat saja perkembangannya," tuturnya, Selasa (22/12/2020).

Perkara ini sebenarnya sudah ditangani oleh Mabes Polri, tetapi hingga kini, penyidik dari Kepolisian belum menetapkan seorang pun tersangka.

Menteri BUMN Erick Thohir pun meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil alihnya. Alasannya, Kejagung dinilai sudah berhasil menangani perkara korupsi Jiwasraya, yang angka kerugian negaranya mencapai lebih dari Rp16 triliun.

Adapun kasus Asabri disebut menimbulkan kerugian hingga Rp17 triliun. Angka itu disampaikan Erick dalam pertemuan dengan Burhanuddin.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top