Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Konsumen melakukan transaksi pembayaran menggunakan aplikasi uang elektronik BJB DigiCash di usaha kuliner dan kopi Warung Pinus, Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (4/12/2020). - ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Premium

'Proxy War' Alibaba vs Tencent vs Sea Group vs Kongsi Standard Chartered di Indonesia

18 Januari 2021 | 11:05 WIB
Dalam beberapa waktu terakhir di Indonesia, marak aksi kemitraan antara perusahaan teknologi dengan perbankan. Bagaimana peta persaingan dan jejaringnya?

Bisnis.com, JAKARTA – Dalam sebuah pernyataan resmi, Kamis (14/1/2021), Standard Chartered Plc dan Bukalapak mengumumkan kemitraan strategis mereka untuk berkolaborasi di perbankan digital. Bukalapak juga mendapat pendanaan dari Standard Chartered dalam tahapan pendanaan dengan target US$200 juta untuk mendukung ekspansi di Indonesia.

Di blog Bukalapak, disampaikan bahwa dengan didukung oleh nexus, solusi banking-as-a-service dari SC Ventures–sayap investasi dan modal ventura Standard Chartered, e-commerce tersebut bakal bekerja sama dengan Standard Chartered untuk memperluas misi mereka menyediakan akses layanan keuangan yang lebih baik bagi konsumen di Indonesia.

"Kerja sama perdana kami dengan Bukalapak menegaskan komitmen Standard Chartered Bank untuk memperkuat kehadiran kami di dalam negeri. Kami yakin kemitraan dengan salah satu unikorn pertama dan e-commerce yang unggul di Indonesia ini akan memungkinkan kami untuk menciptakan solusi yang dapat mendorong inklusi finansial di Indonesia," papar Cluster CEO, Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the Philippines) Standard Chartered Andrew Chia.

Sementara itu, CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menyatakan kolaborasi ini menunjukkan kepercayaan dari bank asal Inggris itu terhadap misi dan komitmen Bukalapak untuk menciptakan pengaruh di Indonesia. Dia juga menyinggung pentingnya layanan perdagangan dan finansial terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Dengan jaringan perbankan global yang kuat dan bisnis layanan finansial yang prestisius, partisipasi Standard Chartered di Bukalapak akan memperkuat kemitraan di antara para pemegang saham dan mitra strategis kami," terang Rachmat.

Bukalapak mengklaim memiliki sekitar 100 juta pengguna dan 13,5 juta penjual di Indonesia. Sementara itu, Standard Chartered merupakan salah satu bank asing yang sudah cukup lama berada di Indonesia, dengan penyaluran kredit sebesar Rp25,88 triliun per Oktober 2020.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top