Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Seorang warga menggunakan pembayaran nontunai Quick Response Indonesia Standard (QRIS) saat membeli kopi di warung kopi Jalik Rumbuk di Mataram, NTB, Selasa (12/1/2021). - ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Premium

DANA, LinkAja, GoPay hingga OVO Saling Terkait, Dompet Digital Menjadi Oligopoli?

15 April 2021 | 22:08 WIB
Investor di balik dompet digital Tanah Air menjadi saling terkait karena belum ada aturan kepemilikan tunggal seperti perbankan atau perusahaan asuransi.

Bisnis.com, JAKARTA - Perebutan ekosistem unicorn dengan dukungan dompet digital terus mengerucut. 

Kabar yang dilansir oleh The Strait Time menyebutkan SuperApp asal Malaysia, Grab masuk ke dalam ekosistem Elang Mahkota Teknologi (EMTK). Konglomerasi yang mengendalikan Bukalapak dan memiliki asosiasi dengan dompet digital Dana. 

EMTK juga memiliki sejumlah layanan digital mulai dari Vidio termasuk media berita Liputan6 grup, Indosiar hingga SCTV. 

Saat yang sama, lengan investasi Bank BRI yakni BRI Ventures juga masuk ke dalam ekosistem EMTK dengan menjadi investor untuk Bukalapak. Nilai investasi BRI Ventures tidak disebutkan, akan tetapi investasi itu menjanjikan konsolidasi BRI dengan ekosistem UMKM Bukalapak. 

Kepastian injeksi modal oleh BRI Ventures ini diungkapkan oleh Senior Legal BRI Ventures Michael Widyaputra.  "BRI Ventures sangat bersemangat mengungkapkan investasi strategis kami ke Bukalapak," tulis Michael di laman Linkedinnya, hari ini, Kamis (15/4/2021). 

Sedangkan Grab telah terlebih dahulu bekerjasama dengan kelompok Lippo membentuk dompet digital OVO. Dompet digital yang mendukung kemudahan di Tokopedia. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top