Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Direktur Utama PT Bank Capital Tbk Wahyu Dwi Aji (ketiga kiri) berbincang dengan Direktur Roy Iskandar Kusuma Widjaja (dari kiri), Direktur Gatot Wahyu Djatmiko, Komisaris Independen Amrih Masjhuri, Komisaris Independen Maxen B Nggadas, dan Direktur Gunarto Hanafi, sebelum RUPS di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Lihat Foto
Premium

Ramai-ramai Rombak Pengurus Bank Mini, Ada Nama Siapa Saja di Balik Bank Digital?

Sejumlah bank berkapitalisasi kecil ramai merombak jajaran pengurusnya, sejalan dengan rencana transformasi menjadi bank digital. Ada nama siapa saja?
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com
01 September 2021 | 19:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Ramainya lanskap bank digital tak hanya ditunjukkan oleh melambungnya harga saham bank-bank mini. Pergerakan para pengurus di masing-masing bank juga menjadi gambaran dinamisnya perkembangan perbankan digital Indonesia sekaligus seberapa serius bank terkait terjun ke segmen ini.

Teranyar, ada nama Yenny Hoo yang masuk ke PT Bank Capital Indonesia Tbk. (BACA). Dia sebelumnya menjabat sebagai Group Head PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM).

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (25/8/2021), Yenny resmi didapuk menjadi direktur baru BACA, menggantikan Direktur Komersial sebelumnya yaitu Gatot Wahyu Djatmiko yang meninggal pada 2020.

“Ini [penetapan Yenny Hoo] sudah efektif dari OJK [Otoritas Jasa Keuangan], tetapi proses fit and proper test sudah dilakukan dan masih menunggu hasil,” tutur Direktur Utama BACA Wahyu Dwi Aji, Kamis (25/8).

Kedatangan Yenny sebenarnya sudah diumumkan sejak beberapa bulan lalu, dan bukan pula sesuatu yang mengejutkan mengingat BACA juga memiliki relasi dengan Grup Sinarmas. Jika mengacu laporan registrasi pemegang efek, saat ini Grup Sinarmas menggenggam 807,36 juta lembar atau 11,4 persen saham perseroan lewat PT Asuransi Simas Jiwa.

Di luar kepemilikan saham publik di bawah 5 persen (59,2 persen), entitas tersebut adalah pemegang saham terbesar ketiga setelah PT Inigo Global Capital dan PT Delta Indo Swakarsa.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top