Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko & Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri, menyampaikan keterangan selepas pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, (22/2/2021)./ Foto: BPMI Setpres - Lukas
Lihat Foto
Premium

Risau Investasi Jumbo BPJS Ketenagakerjaan & Sinyal Pelipur Lara dari Bursa Efek Indonesia

Investasi BPJS Ketenagakerjaan terhambat likuiditas bursa saham dalam negeri yang dinilai kurang kuat.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
23 Januari 2022 | 23:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Sepanjang 2021, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sukses membukukan imbal hasil investasi Rp35,36 triliun. Capaian ini tergolong positif, lantaran menggambarkan tren kenaikan 9,37 persen secara year-on-year (yoy).

Maka, tidak heran bila per akhir Desember BPJS Ketenagakerjaan mampu membukukan dana kelolaan Rp553,5 triliun. Angka ini tumbuh 13,64 persen yoy, serta mencerminkan 102,5 persen dari target dana kelolaan.

Namun, bukan berarti badan hukum publik tersebut tidak memiliki kendala. Kendati naik hampir 10 persen, hasil investasi BPJS Ketenagakerjaan yang Rp35,36 triliun pada tahun lalu baru mencapai 94,55 persen dari target yang dicanangkan.

Menurut Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo, setidaknya masih ada dua kendala yang menjadi batu sandungan pemenuhan target tersebut.

Pertama, dari sisi hulu ialah realisasi fresh fund atau dana siap investasi yang menurun. Sepanjang 2021, total fresh fund yang dihimpun BPJS Ketenagakerjaan baru mentok pada kisaran Rp32,12 triliun. Angka ini menurun 4,35 persen yoy.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top