Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pengendara melintas di depan logo Bank Muamalat di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Lihat Foto
Premium

Sempat Dicemaskan Bangkrut, Bank Muamalat di Tangan BPKH Menuju IPO, Menarik?

Setelah resmi dikendalikan BPKH, kini salah satu misi penting yang diusung Bank Muamalat adalah menggulirkan IPO. Bagaimana rencananya?
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
17 Maret 2022 | 17:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pencarian investor baru di Bank Muamalat menarik perhatian publik dalam 5 tahun terakhir atau semenjak 2017. Bank syariah pertama di Indonesia itu diingatkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera menambah modal agar kondisi keuangannya dinyatakan sehat. Entah oleh investor eksisting maupun mencari bohir baru. 

Sejumlah nama kondang kemudian keluar masuk melakukan penjajakan. Mulai dari Tahir, crazy rich pengendali Mayapada, konsorsium Ilham Habibie, hingga Minna Padi. Semuanya kandas, karena sebagian besar tidak memperoleh sinyal persetujuan OJK yang ujungnya perjanjian jual beli bersyarat berakhir. 

Sebuah kejutan besar kemudian terjadi pada November 2021 lalu, sebagian besar pemegang saham Bank Muamalat yakni  Islamic Development Bank, Bank Boubyan, Atwill Holdings Limited, National Bank of Kuwait, IDB Investment Foundation, dan BMF Holdings Limited memberikan hibah ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Jumlahnya sebanyak 77,42 persen saham. Dengan tambahan kepemilikan eksisting, setelah hibah maka BPKH memiliki 78,45 persen. 

Jumlah saham ini kemudian mengembung menjadi 82,42 persen setelah Bank Muamalat menggelar aksi tambah modal melalui jalur right issue. Sebanyak Rp1 triliun dikucurkan BPKH ke Bank Muamalat. Dana ini kemudian ditambah dengan pinjaman subordinasi sebesar Rp2 triliun. 

Sejatinya, aksi tambah modal melalui jalur right issue ini harus dilalui oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (Bank Muamalat) dengan melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia seiring terbitnya POJK Penyelenggaraan Kegiatan di Pasar Modal pada awal 2021. Meski demikian, dengan tujuan penyehatan, regulator melonggarkan ketentuan ini. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top