OCBC NISP lihat peluang akuisisi

JAKARTA: PT Bank OCBC NISP Indonesia Tbk membuka ruang melakukan akuisisi sebuah bank guna mendorong pertumbuhan secara unorganik untuk memacu aset masuk dalam lima besar bank swasta nasional pada 2013.Bank yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh OCBC
News Editor
News Editor - Bisnis.com 12 Desember 2010  |  14:02 WIB

JAKARTA: PT Bank OCBC NISP Indonesia Tbk membuka ruang melakukan akuisisi sebuah bank guna mendorong pertumbuhan secara unorganik untuk memacu aset masuk dalam lima besar bank swasta nasional pada 2013.Bank yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh OCBC Singapura itu membidik bank yang lebih fokus kepada segmen konsumer, setelah sebelumnya OCBC NISP digabung dengan Bank OCBC Indonesia yang fokus pada korporasi.Direktur OCBC NISP Rama Pranata Kusumaputra mengatakan manajemen tidak menutup mata untuk melakukan akuisisi sebuah bank jika peluang tersebut ada agar turut membantu perseroan dalam memompa aset masuk dalam 5 besar bank swasta nasional."Kami tetap melihat peluang tersebut [akuisisi bank], kalau memang ada kesempatan kenapa tidak. Tetapi, harus ada sinergi usaha dengan kami. Memang itu tidak masuk dalam rencana bisnis tahun depan," ujarnya kepada Bisnis di sela-sela nonton bareng dengan wartawan di Jakarta pekan ini.Sinergi yang dimaksud Rama adalah, bank tidak harus memiliki fokus bisnis yang sama dengan perseroan. Bahkan, sambungnya, jika bank tersebut berbeda core bisnis akan sangat menguntungkan asalkan berkinerja baik.Menurut dia, bank yang konsentrasi pada segmen konsumer juga cukup bagus sebagai subtitusi bisnis perseroan. Pasalnya, dengan merger OCBC NISP dengan OCBC Indonesia telah memperkuat lini bisnis pada segmen korporasi.Rama menyampaikan bahwa perseroan tak hanya melihat kapasitas aset bank dalam akuisisi. Namun, lanjutnya, bank tersebut memiliki budaya kerja yang baik dan selaras dengan perseroan, sehingga mudah melakukan merger. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top