Mandiri yakin mampu salurkan KUR Rp1,85 triliun

JAKARTA: PT Bank Mandiri (persero) Tbk optimistis mampu menembus target penyaluran Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp1,85 trililun pada tahun ini, mengacu realisasi hingga awal Desember telah mengucurkan kredit pada sektor tersebut senilai Rp1,77 triliun.
Yanto Rachmat Iskandar | 16 Desember 2010 06:04 WIB

JAKARTA: PT Bank Mandiri (persero) Tbk optimistis mampu menembus target penyaluran Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp1,85 trililun pada tahun ini, mengacu realisasi hingga awal Desember telah mengucurkan kredit pada sektor tersebut senilai Rp1,77 triliun.

Kami optimistis target penyaluran KUR di tahun 2010 sebesar Rp 1,85 triliun tersebut akan terlampaui mengingat Bank Mandiri saat ini masih memiliki pipeline debitur yang akan dibukukan dalam waktu dekat sebelum akhir tahun 2010 ini, kata Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini dalam pesan elektronik yang diterima Bisnis, hari ini.Perseroan, jelasnya, akan meningkatkan pengucuran KUR untuk mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK). Sejak 2007 hingga per 10 Desember 2010, Bank Mandiri mencatatkan penyaluran KUR mencapai Rp3,02 triliun.Menurut Zulkifli Zaini, pemberdayaan UMKM merupakan pekerjaan besar dan perlu terus dilakukan karena UMKM merupakan salah satu kekuatan utama yg dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.Untuk memperkuat komitmen pengembangan UMKMK, belum lama ini di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Bank Mandiri menyalurkan KUR kepada petani kebun kelapa sawit melalui enam Koperasi di Kalimantan Barat. Kredit yang disalurkan senilai Rp251,02 miliar untuk pembiayaan kebun kelapa sawit seluas lebih dari 12 ribu hektare.Di Wilayah Kalimantan, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 1,19 triliun untuk 16.035 debitur. Dimana sebesar Rp265,01 miliar disalurkan di wilayah Kalimantan Barat untuk 4.870 debitur.Sementara itu, Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri Sunarso menjelaskan bahwa sebagian besar penyaluran KUR Bank Mandiri, yaitu hampir mencapai 51% terserap ke sektor pertanian dan peternakan dengan jumlah debitur lebih dari 42 ribu debitur. Sementara 38,71%, disalurkan ke sektor perdagangan yang diterima oleh lebih dari 12.500 debitur. Untuk menjaga kualitas penyaluran KUR, kami menerapkan dua pola penyaluran, yaitu pola individual atau langsung kepada penerima kredit dan pola linkage yang melibatkan perusahaan mitra nasabah segmen Commercial dan Corporate Banking Bank Mandiri, ujarnya. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top