PLN raih pinjaman US$116,05 juta

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)meraih pinjaman senilai US$116,05 juta atau setara Rp1,067 triliun dari sindikasi empat bank.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 Desember 2010  |  11:07 WIB

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)meraih pinjaman senilai US$116,05 juta atau setara Rp1,067 triliun dari sindikasi empat bank.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok mengatakan total kredit tersebut bertenor 10 tahun untuk pembangunan transmisi gardu induk.

Selain Bank Mandiri, bank lain yang bergabung dalam penyaluran kredit sindikasi itu adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, dan PT Bank Central Asia Tbk dengan porsi kredit masing-masing sebesar Rp267 miliar.

Menurut dia, proyek tersebut merupakan bagian dari program Fast Track 10.000 MW PLN yang mendapat jaminan dari pemerintah.

"Bank Mandiri ikut menyalurkan kredit sindikasi senilai Rp267 miliar kepada PLN untuk membiayai pembangunan gardu induk gas insulated switchgear dan under ground cable di pulau Jawa," ujarnya sore ini.

Bank Mandiri sebelumnya sudah menyalurkan kredit untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga uap di Labuan (2x315 MW), Indramayu (3x330 MW), dan Rembang (2x315 MW). Lampung (2x100 MW) dan Pangkalan Susu, Sumatera Utara (2x200 MW).

Selain untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga uap, Bank Mandiri juga sudah menyalurkan kredit untuk pembangunan transmisi di Jawa, Bali, Sumatera dan Kalimantan serta Sulawesi.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top