Laba Stanchart meroket lebih dari 3 kali lipat

JAKARTA: Laba Standard Chartered Bank Cabang Indonesia melonjak lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp291,51 miliar pada kuartal I/2011 dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu Rp83,46 miliar.
M. Faisal
M. Faisal - Bisnis.com 28 Mei 2011  |  07:26 WIB

JAKARTA: Laba Standard Chartered Bank Cabang Indonesia melonjak lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp291,51 miliar pada kuartal I/2011 dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu Rp83,46 miliar.

Peningkatan laba tersebut terjadi akibat penurunan beban kerugian dari transaksi spot dan derivatif.Berdasarkan publikasi laporan keuangan perseroan yang terbit pada hari ini, Standard CharteredBank (SCB) membukukan laba sebesar Rp291,51 miliar, naik lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu Rp83,46 miliar.Keaikan laba itu didukung oleh penurunan beban operasional selain bunga pada pos penurunan nilai wajar aset keuangan spot dan derivatif menjadi Rp547,63 miliar dari sebelumnya Rp780,26 miliar.Dampak dari itu kerugian transaksi spot dan derivatif merosot dari sebelumnya Rp781,85 miliar menjadi Rp373,79 miliar. Selain itu, SCB mampu melakukan efisiensi yang terlihat dari penurunan rasio biaya operasional dibandingkan dengan pendapatan operasional menjadi 81,39% dari sebelumnya 89,72%.Pada saat bersamaan, pendapatan dari pendapatan bunga bersih meningkat menjadi Rp438,5 miliar dari sebelumnya Rp330,56 miliar. Adapun laba operasional, setelah dipotong beban biaya, meningkat menjadi Rp386,43 miliar dari sebelumnya Rp302 miliar.Kenaikan pendapatan bunga bersih yang ditopang oleh peningkatan ekspansi kredit dari sebelumnya Rp18,5 triliun menjadi Rp22,93 triliun. Pada saat bersamaan, dana pihak ketiga meningkat menjadi Rp22,71 triliun dari sebelumnya Rp18,78 triliun.Kenaikan kredit dan dana itu mendorong pertumbuhan aset menjadi Rp45,32 triliun dari sebelumnya Rp43,66 triliun. Selain itu, rasio ekspansi kredit terhadap dana (loan to deposit ratio) juga meningkat menjadi 95,04% dari sebelumnya 89,68%. (spr)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top