Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JAMSOSTEK raih hasil investasi dalam 2 bulan Rp2,5 triliun

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Jamsostek dalam dua bulan terakhir (Januari-Februari) 2013 mampu membukukan hasil investasi sebesar Rp2,5 triliun dan dana investasi tercatat sekitar Rp137,3 triliun.
R Fitriana
R Fitriana - Bisnis.com 16 Maret 2013  |  14:03 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Jamsostek dalam dua bulan terakhir (Januari-Februari) 2013 mampu membukukan hasil investasi sebesar Rp2,5 triliun dan dana investasi tercatat sekitar Rp137,3 triliun.

Menurut Direktur Utama PT Jamsostek Elvyn G. Masassya, keuntungan terbesar itu diperoleh dari kontribusi kepemilikan saham, yakni sebesar Rp1,1 triliun.

Selain itu, lanjutnya, hasil investasi juga diperoleh dari obligasi sekitar Rp904 miliar, dari deposito Rp473 miliar, dan dari hasil keuntungan reksadana, properti dan penyertaan modal Rp142 miliar.

“Kami bukan trader, jadi ada perhitungan yang akurat sesuai kurun waktu tertentu, sehingga jika ada kenaikan saham 3% sampai 4% maka kami tidak menjual,” katanya, Sabtu (16/3).

Bahkan, Elvyn menuturkan bahwa pihaknya bukanlah investor ‘jigo’ yang jika harga saham naik 1 poin sudah terburu-buru melakukan penjualan hanya untuk mendapatkan keuntungan seadanya.

Dia menjelaskan juga dana investasi selama Januari-Februari 2013 itu jika dibandingkan dengan posisi Desember 2012 yang sekitar Rp132,1 triliun sama artinya dengan naik sekitar Rp5 triliun.

“PT Jamsostek pun berharap pada 2017, asset yang dimiliki dapat mencapai Rp277,6 triliun dan dana investasi sampai angka Rp271,8 triliun dengan tenaga kerja aktif yang menjadi peserta ada 31,3 juta orang,” tuturnya. (*)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham investasi Obligasi jamsostek laba jigo
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top