Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WIKA BETON Berencana IPO Tahun Ini

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Wijaya Karya Beton, anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), membuka opsi untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menerbitkan surat utang tahun ini guna memenuhi kebutuhan dana untuk pengembangan bisnis.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 11 April 2013  |  20:54 WIB
WIKA BETON Berencana IPO Tahun Ini

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Wijaya Karya Beton, anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), membuka opsi untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menerbitkan surat utang tahun ini guna memenuhi kebutuhan dana untuk pengembangan bisnis.

Direktur Keuangan Wijaya Karya Beton (Wika Beton) Entus Asnawi menuturkan untuk memenuhi kebutuhan dana, perusahaan seharusnya memang terlebih dahulu mengandalkan pinjaman perbankan dan penerbitan obligasi.

Meskipun demikian, pihaknya sedang mengkaji secara seksama rencana aksi korporasi tersebut, terutama langkah yang paling baik untuk kegiatan bisnis perusahaan.

“Seharusnya kan memang menerbitkan obligasi terlebih dahulu agar kinerja perusahaan kelihatan. Kalau memungkingkan IPO [initial public offering] kenapa tidak?” ujarnya hari ini, Kamis (11/4/2013).

Dia mengungkapkan perusahaan tersebut menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp400 miliar tahun ini.

Dana tersebut akan digunakan untuk penambahan kapasitas produksi pabrik di sejumlah daerah, seperti Karawang, Lampung, Cibinong, dan Binjai.

“Untuk penambahan kapasitas produksi telah dianggarkan sebesar Rp100 miliar,” ujarnya.

Selain itu, belanja modal itu akan digunakan untuk ekspansi bisnis lainnya, yakni pembelian lahan, akuisisi, dan pembangunan pabrik baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya wika beton
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top