Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Mandiri Terbitkan Kartu Kredit Visa Distribution Card

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Mandiri menerbitkan kartu kredit Mandiri Visa Distribution Card (D-Card) bagi PT Tirta Amara - produsen air minum kemasan bermerk Viro - guna memudahkan transaksi keuangan para agen dan distributor.

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Mandiri menerbitkan kartu kredit Mandiri Visa Distribution Card (D-Card) bagi PT Tirta Amara - produsen air minum kemasan bermerk Viro - guna memudahkan transaksi keuangan para agen dan distributor.

Tardi, EVP Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri mengatakan penggunaan kartu kredit dalam proses penjualan barang dari produsen kepada jaringan distribusi merupakan solusi terbaik yang dapat dikembangkan. Pasalnya, langkah ini dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan dan efisiensi dalam bertransaksi serta pengelolaan piutang dagang bagi produsen.

“Penggunaan Mandiri D-Card dapat mengalihkan proses piutang ke bank, sehingga mengurangi processing cost. Kartu ini juga menghilangkan fungsi penagihan dari bagian penjualan karena tenaga penjual tidak lagi menagih langsung pembayaran dari agen atau toko saat barang dikirim. Ini dapat mencegah penyalahgunaan uang pembayaran barang dari agen atau toko,” ujarnya, Rabu (21/8/2013).  

Mandiri D-Card juga dapat membantu agen maupun toko dalam pembelian barang inventori tanpa uang tunai (cashless). Pasalnya, jangka waktu pembayaran dapat lebih panjang dan tanpa bunga. Sebagai tahap awal, D-Card Tirta Amarta akan diberikan kepada 100 agen penjualan dan akan dikembangkan hingga 4.000 agen dalam tiga tahun.

Menurut Tardi , Bank Mandiri pada waktunya akan mengembangkan D-Card dengan menjaring perusahaan lain yang memiliki jaringan distribusi luas, sehingga mampu mendorong pertumbuhan kartu kredit Bank Mandiri yang ditargetkan tumbuh 34% pada tahun ini.

Hingga Juni 2013, Bank Mandiri telah menerbitkan lebih dari 3 juta kartu kredit dengan jumlah transaksi mencapai lebih dari 13 juta senilai lebih dari Rp10 triliun. Nilai transaksi itu tumbuh 24,23% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Yusran Yunus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper