Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenkeu Kaji Restrukturisasi Utang Merpati

Kementerian Keuangan tengah melakukan kajian terhadap rencana restrukturisasi utang PT Merpati Nusantara Airlines. Pemerintah menilai, pengkajian lebih dalam perlu dilakukan karena Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini membutuhkan dana talangan dalam jumlah besar.
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 14 Februari 2014  |  10:50 WIB
Armada Merpati Nusanatara Airlines - Bisnis
Armada Merpati Nusanatara Airlines - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Keuangan  tengah  melakukan kajian terhadap rencana restrukturisasi utang PT Merpati Nusantara Airlines. Pemerintah menilai, pengkajian lebih dalam perlu dilakukan karena Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini membutuhkan dana talangan dalam jumlah besar.

“Banyak hal (yang akan dikaji), salah satunya upaya-upaya apa yang akan bisa dilakukan untuk merestrukturisasi Merpati. Nanti ada assessment dari PPA (Perusahaan Pengelola Aset) seperti apa, dan ada pandangan-pandangan kita," ujar Dirjen Kekayaan Negara Hadiyanto,  seperti dilansir laman Kemenkeu, Jumat (14/2/2014).

Dia menambahkan kajian restrukturisasi Merpati  mulai dilaksanakan  Kamis (13/2/2014). Untuk itu, Kemenkeu akan melakukan pertemuan dengan Deputi Menteri BUMN dan Direktur PT PPA.

Menurut Dirjen Kekayaan Negara, assessment dari PT PPA akan menjadi acuan rencana Kemenkeu. Ia menambahkan, ketiga pihak akan mengkaji apakah rencana yang akan diajukan Kemenkeu dapat memperbaiki finansial dan operasional Merpati.

"Baru kita lihat overall rencana kita seperti apa. Ini penting (karena terkait uang negara)," tandasya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

merpati nusantara airlines
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top