Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Survei MISI: Investor Masih Pilih Simpan Uang di Tabungan dan Deposito

Director of Business Development PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Putut E. Andanawarih menyatakan Investor masih tetap melanjutkan kebiasaan menyimpan uang di tabungan dan deposito.
Abdalah Gifar
Abdalah Gifar - Bisnis.com 10 Juni 2014  |  21:39 WIB
Survei MISI: Investor Masih Pilih Simpan Uang di Tabungan dan Deposito
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Director of Business Development PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Putut E. Andanawarih menyatakan investor masih tetap melanjutkan kebiasaan menyimpan uang di tabungan dan deposito.

Survei Manulife Investor Sentiment Index (MISI) menunjukkan investor melewatkan kesempatan berinvestasi untuk memperoleh imbal hasil yang lebih besar dalam jangka panjang.

Terkait faktor yang mempengaruhi investor untuk memindahkan tabungan menjadi investasi, pada hasil survei itupun terpaparkan persentase imbal hasil 9% dapat mempengaruhi perpindahan investasi sebesar 77%.

Imbal hasil 6% sebesar 51% dan 3% hanya sebesar 27%.

Hasil survei ini, menurutnya, menunjukkan investor di Indonesia sangat bergantung pada kepastian besaran imbal hasil dari produk investasi, bahkan untuk memindahkan 10% saja dari tabungannya.

“Tujuan [survei] kami adalah mengenal lebih jauh mengenai sifat atau perilaku dari investor. Juga kami ingin tahu apa yang dapat kami pelajari dari para investor itu sendiri,” ucapnya, Selasa (10/6/2014).

Dia menuturkan survei MISI memiliki perbedaan dengan survei lainnya karena selalu melakukan pengayaan materi pertanyaan.

Pertanyaan pengayaan pada MISI V, lanjutnya, lebih berkutat di dana pensiun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investor manulife indonesia
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top