Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RAPAT DEWAN GUBERNUR: BI Bakal Kaji Kondisi Domestik dan Global

Bank Indonesia akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) Desember pada Kamis (11/12/2014). Dalam RDG, bank sentral selaku otoritas moneter akan memperhatikan kondisi makro ekonomi lalu mengambil keputusan terkait penetapan suku bunga acuan (BI Rate)
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 11 Desember 2014  |  01:58 WIB
 Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo
Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo

Bisnis.com, JAKARTA--Bank Indonesia akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) Desember pada Kamis (11/12/2014). Dalam RDG, bank sentral selaku otoritas moneter akan memperhatikan kondisi makro ekonomi lalu mengambil keputusan terkait penetapan suku bunga acuan (BI Rate).

Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo mengungkapkan dalam RDG, bank sentral akan melakukan kajian data terakhir yang akan dikaitkan dengan kondisi domestik dan global.

"Kami mengharapkan akan ada suatu pertemuan yang produktif dan nanti kita akan sampaikan ke public hasilnya," ungkapnya, Rabu (10/12/2014).

Direktur Keuangan PT Bank Internasional Indonesia Tbk Thila Nadason mengharapkan agar BI tak lagi menaikkan suku bunga acuan sebab dari sisi fundamental tidak ada hal yang perlu dicemaskan.

"Kan BI Rate baru naik. Mungkin akan enggak ada apa-apa, karena fundamental juga sudah enggak ada apa-apa," ucapnya.

Ekonom Standard Chartered Fauzi Ichsan menilai BI Rate yang telah naik 25 bps tidak berpengaruh pada likuditas industri perbankan, selama fasilitas simpanan Bank Indonesia (Fasbi). Menurutnya, bila BI berencana menyerap dana di pasar maka yag harusnya dinaikan adalah Fasbi.

"Hampir semua bank sentral, kalau menaikkan bunga, maka Fasbi juga dinaikkan," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia rdg
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top