Kredit Bermasalah Bank Dinilai Masih Terkendali

Meskipun ada peningkatan, Bank Indonesia (BI) menilai rasio kredit bermasalah industri perbankan masih dalam batas wajar.
Destyananda Helen
Destyananda Helen - Bisnis.com 10 Januari 2015  |  01:38 WIB

 Bisnis.com, JAKARTA—Meskipun ada peningkatan, Bank Indonesia (BI) menilai rasio kredit bermasalah industri perbankan masih dalam batas wajar.

Direktur Eksekutif Kebijakan Makroprudensial BI Darsono mengakui rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) perbankan mengalami kenaikan. “Tapi wajar karena berada di bawah tresshold,” ujar Darsono ketika ditemui Bisnis di Jakarta, pekan ini.

Adapun, data Statistik Perbankan Indonesia mencatatkan NPL perbankan pada Oktober 2014 naik 43 basis poin (bps) dari 1,91% pada Oktober 2013 menjadi 2,34% di bulan yang sama tahun berikutnya.

SPI juga menunjukkan, penyaluran kredit ke sektor kontruksi menempati posisi NPL tertinggi atau sebesar 5% pada Oktober 2014. Sementara, administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib menjadi sektor dengan posisi NPL terendah atau sebesar 0,07% pada bulan ke-10 tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, npl

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top