Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penggantian Direksi BUMN Dipermasalahkan, Ada Apa dengan Menteri Rini Soemarno

Komisi VI DPR akan memanggil Menneg BUMN Rini Soemarno untuk mempertanyakan langkahnya yang mengganti sejumlah direksi perusahaan milik negara yang dinilai telah menyalahi praktik pemerintahan yan g baik.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  14:56 WIB
Menteri Rini Soemarno saat raker dengan DPR - Antara
Menteri Rini Soemarno saat raker dengan DPR - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi VI DPR akan memanggil Menteri BUMN Rini Soemarno untuk mempertanyakan langkahnya yang mengganti sejumlah direksi perusahaan milik negara yang dinilai telah menyalahi praktik pemerintahan yang baik.

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menjelaskan pemanggilan tersebut dilaksanakan secepatnya dan paling telat akhir bulan ini

"Penggantian sejumlah direksi perusahaan pelat merah tidak mempertimbangkan latar pengalaman dan kemampuan," ungkapnya, Kamis (22/1).

Kendati demikian, politisi Partai Demokrat itu mengakui bahwa penggantian itu merupakan kewenangan kementerian tersebut.

Dia mencontohkan pergantian yang melanggar prinsip good corporate governance (GCG) pada jajaran direski PT Angkasa Pura II.

Menurutnya, apa yang dilakukan Rini terhadap jajaran direksi perusahaan yang melayani jasa angkutan udara di wilayah Barat Indonesia itu termasuk ‘bedol deso’ atau mengganti seluruh jajaran direksi.

Menurutnya, dengan mengganti seluruh jajaran direski maka keberlanjutan program yang sudah dijalankan selama ini akan sulit untuk dilanjutkan. Seharusnya penggantian itu berdasarkan praktik pengelolaan usaha yang benar dan ada semacam pendampingan atau tidak semua direksi diganti.

Aplagi, ujarnya, pengganti dirut pada perusahaan pengelolaan bandara itu adalah mantan pengelola perushaan properti yang pernah pernah memimpin PT Pembangunan Jaya Ancol.

“Memangnya mengelola Angkasa Pura sama dengan mengelola mal. Itu menyalahi praktik pengelolaan perusahaan yang baik,“ ujarnya.

Sebelumnya Rini mengganti Dirut PT Angkasa Pura II Tri Sunoko dengan Budi Karya Sumadi. Budi merupakan mantan direktur utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang juga pernah memimpin PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Taman Impian Jaya Ancol.

Dalam satu kesempatan Rini mengatakan tujuan penggantian itu adalah agar Angkasa Pura dapat terus berinovasi serta meningkatkan pelayanan dan keamanan kepada konsumen bandara. Rini menyoroti secara khusus persoalan di bandar udara internasional Soekarno Hatta, Cengkareng.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura ii Rini Soemarno
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top