Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Astra Ventura Incar Pembiayaan Untuk Pengusaha Mikro

PT Astra Mitra Ventura menargetkan memperbesad portofolionya pada koperasi dan pengusaha pendukunb perkebunan sawit milik grup
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 30 April 2015  |  16:28 WIB
Astra Ventura Incar Pembiayaan Untuk Pengusaha Mikro
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA -- PT Astra Mitra Ventura menargetkan memperbesar portofolionya pada koperasi dan pengusaha pendukung perkebunan sawit milik grup.
 
Henry C. Widjaja, Presiden Direktur Astra Ventura menjelaskan konsep yang dijakankan pihaknya adalah ikut memberikan nilai tambah dalam jaringan bisnis grup. Pembiayaan pada sektor perkebunan menyasar koperasi dan usaha kecil yang dijalankan disekitar bisnis inti Astra Agro.
 
"Kita membiayai alat pertanian hingga dukungan pendanaan untuk penyediaan benih," jelas Henry kepada Bisnis di Jakarta, yang dikutip Rabu (29/4/2015).
 
Menurutnya dalam pengembangan Astra Ventura lebih banyak melakukan pendampingan. Selain itu usaha yang didampingi masih dalam lingkup bisnis Astra mulai dari otomotif hingga garmen.
 
"Tahun lalu kita membiayai pengusaha yang membangun beton untuk dinding tol Astra, pengusahanya bagus secara teknik namun lemah secara manajemen," imbuh Henry.
 
Pada 2014 perusahaan melakukan penyaluran pendanaan sebesar Rp60 miliar. Sedangkan aset perusahaan tercatat sebesar Rp200 miliar. Namun Henry tidak menjelaskan laba yang diraih perusahan.
 
"Tahun ini kita targetkan dapat meraih laba Rp6 miliar," katanya.
 
Menurut Henry sulitnya perusahaan berkembang lebih besar karena tidak singkronnya sumber pendanaan yang rata-rata dari bank dengan jenis usaha yang dibiayai. Sumber dana ini juga yang membuat Astra Ventura lebih memilih untuk menjalankan model usaha bagi hasil. Model ini membuat aliran dana lebih stabil.
 
Firdaus Djaelani, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan menjelaskan saat ini perusahaan modal ventura jumlahnya semakin menyusut. Pada tahun 1990-an terdapat lebih dari 100 perusahaan yang menjalankan bisnis ventura. Saat ini tersisa lebih dari 60 perusahaan.
 
Otoritas menginginkan perusahaan modal ventura menjadi pendorong lahirnya para wirausaha baru yang memiliki kontribusi positif bagi perekonomian nasional.
 
Fleksibilitas model pembiayaan modal ventura dapat menjangkau perusahaan start up maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terutama berbasis inovasi yang belum terjangkau perbankan karena batasan aturan. Otoritas juga akan mengupayakan dana jangka panjang seperti dari Timur Tengah ataupun lembaga donor seperti JICA untuk mengembangkan industri ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sawit
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top