DPK Industri Perbankan Sumut Naik Rp17,49 Triliun

Himpunan dana pihak ketiga (DPK) yang berada di industri perbankan pada Mei 2015 khususnya Provinsi Sumatra Utara naik Rp17,49 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Novita Sari Simamora | 02 Agustus 2015 20:13 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Himpunan dana pihak ketiga (DPK) yang berada di industri perbankan pada Mei 2015 khususnya Provinsi Sumatra Utara naik Rp17,49 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara mencatatkan penyaluran pertumbuhan DPK secara year on year 10,68% menjadi Rp181,23 triliun pada Mei 2015 dari posisi Rp163,74 triliun.

Seperti data yang dikutip dari Perkembangan Indikator Ekonomi dan Perbankan Sumatra Utara oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia, komponen giro mencatatkan pertumbuhan paling tinggi dibandingkan tabungan dan deposito.

Pada Mei 2015, nilai giro industri perbankan mencapai Rp32,95 triliun, tumbuh 20,96% secara year on year dari posisi Rp27,24 triliun.

Sedangkan nominal tabungan dan deposito masing-masing mencapai Rp64,38 triliun dan Rp83,9 triliun atau tumbuh 1,23% dan 15,1% secara year on year.

Bila dibandingkan, pertumbuhan DPK tercatat lebih tinggi dibandingkan laju kredit. Hingga Mei 2015, penyaluran kredit di Sumatra Utara senilai Rp168,53 triliun, naik 7,8% secara year on year dari posisi Rp156,34 triliun.

Adapun DPK tersebut dihimpun dari masyarakat melalui 53 bank umum dan 62 bank perkreditan rakyat.

Sementara itu, DPK industri perbankan di Tanah Air seperti yang dikutip dari Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI) pada Mei 2015 mencapai Rp3.426 triliun, tumbuh 12,25% dari posisi Rp3.052 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag : bank indonesia, dpk
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top