EDUKASI DUIT: Pelajaran Relationship dari Kasus Menteri Arcandra

Bagai petir di petang hari ketika Menteri Sekretaris Negara mengumumkan pemberhentian dengan hormat Menteri ESDM Arcandra Tahar.
Goenardjoadi Goenawan | 19 Agustus 2016 02:08 WIB
Goenardjoadi Goenawan. - Bisnis

Bagai petir di petang hari ketika Menteri Sekretaris Negara mengumumkan pemberhentian dengan hormat Menteri ESDM Arcandra Tahar. Hal ini mengingatkan saya kepada iklan jeruk kok makan jeruk.

Terlepas dari masalah Undang-undang Kementerian dan Undang-undang Kewarganegaraan, namun bagi saya hal ini menunjukkan ada masalah dalam interaksi relationship di antara orang Indonesia.

Masalahnya apa?

Relationship di Indonesia secara umum kurang mendalam, mirip relationship anak remaja yang sebatas cinta monyet.  Relationship di Indonesia kebanyakan didasari low trust relationship.

Menurut hemat saya, dalam kasus ini, hubungan antara AT dengan pihak yang mereferensi sepertinya sebatas tipisnya kertas. Hubungan relationship hanya sebatas beneficial,  cari keuntungan semata.

BACA JUGA: Menikmati Sudut Paling Selatan Australia

Seharusnya relationship di antara Presiden dengan staf khusus pun jangan sebatas itu.  Sebelum mempertimbangkan nasib sumber daya minyak bumi dan mineral di Indonesia, perlu jelas siapa sosok yang dipercaya mengelolanya. Bila seorang AT diragukan nasionalismenya, lalu bagaimana dengan nasionalisme yang memberi referensi? Bukankah seperti itu urut-urutannya?

Menurut saya, ikatan model seperti inilah sumber blundernya ekonomi Indonesia,  yaitu low trust relationship. Hubungan relationship sebatas transaksional.  

Ikatan relationship seorang pemimpin seharusnya berdasar pada pengorbanan. Relationship berdasarkan saling percaya, saling berkorban, relationship bukan bagi hasil melainkan relationship berbagi risiko.

Jabatan Menteri ESDM itu berat, bisa penuh intrik, gosip, fitnah,  pengkhianatan, sabotase, black mail, dan segala macam cobaan.  Bila relationship seperti yang ada sekarang, lalu bagaimana nasib masa depan anak bangsa?

Penulis
Goenardjoadi Goenawan
Konsultan dan motivator tentang paradigma baru tentang uang. Penulis 10 buku manajemen, termasuk "Rahasia Kaya, Jangan Cintai Uang", "Hidup Merupakan Pembesaran Berkah" yang baru terbit. Email: goenardjoadi @ gmail.co

Tag : Edukasi Duit
Editor : Setyardi Widodo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top