Incar Kaum Awam, Pekanbaru Waspadai Investasi Bodong

Pemerintah Kota Pekanbaru mewaspadai sejumlah investasi saham berjangka bodong yang kerap mengincar investor dari kalangan awam.
Gemal Abdel Nasser P. | 21 Desember 2016 19:33 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mewaspadai sejumlah investasi saham berjangka bodong yang kerap mengincar investor dari kalangan awam.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Masirba Sulaiman mengatakan warga Pekanbaru diimbau untuk berhati-hati dengan investasi bodong yang kerap melakukan penipuan.

“Kami tengah memantau perizinan beberapa investasi berjangka. Mereka mengincar investor dari kaum awam dengan iming-iming keuntungan yang besar,” katanya, Rabu (21/12/2016).

Sebelumnya, DPRD Kota Pekanbaru melakukan sidak ke salah satu perusahaan investasi berjangka RFB di Pekanbaru. Sidak itu dipimpin oleh Ketua Komisi II Tengku Azwendi Fajri.

Dia meminta pihak Pemkot Pekanbaru memperketat perizinan tersebut. “DPRD menerima pengaduan seorang warga Pekanbaru yang merasa tertipu dari perusahaan RFB. Uangnya hilang Rp590 juta,” katanya.

Seorang ibu paruh baya berinisial S mengaku kehilangan uang Rp590 juta di RFB. Kepada wartawan, ibu yang meminta data dirinya tidak dipublikasi itu diming-imingi keuntungan besar. Awalnya dia mengaku diajak bergabung dan menanamkan uangnya Rp100 juta.

Setelah beberapa kali menyetorkan uangnya hingga Rp590 juta, dia mendapati bahwa saldonya di rekening bursa berjangka ternama tersebut sudah ludes tak bersisa. Dia kemudian mengadukannya ke DPRD Kota Pekanbaru.

Menurut pihak RFB, saat dikonfirmasi wartawan kasus ini sudah masuk dalam proses mediasi antara pihak RFB dan nasabah tersebut. Menurutnya, ibu prauh baya itu sudah menyepakati sluruh aturan dengan menandatangi surat kontrak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi bodong

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top