Bank Indonesia Bahas Penguatan Kantor Perwakilan

Bank Indonesia menggelar diskusi media bersama Deputi Gubernur Rosmaya Hadi membahas program bank sentral dalam penguatan peran Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN).
Fajar Sidik | 18 Maret 2017 17:53 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, BANDUNG - Bank Indonesia menggelar diskusi media bersama Deputi Gubernur Rosmaya Hadi membahas program bank sentral dalam penguatan peran Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN).

Rosmaya Hadi dalam pengantarnya menjelaskan, peran kantor perwakilan sebagai kepanjangan tangan bank sentral di daerah sangat strategis, karena para pimpinan di pusat bisa memahami langsung terkait berbagai persoalan ekonomi di daerah.

Menurutnya, kehadiran kantor perwakilan dapat mempertemukan antara teori dan persoalan riil yang terjadi di lapangan, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah dan formula kebijakan yang tepat sasaran.

"Sesuai dengan visi Bank Indonesia menjadi bank sentral yang semakin kredibel pada 2024, itu harus diturunkan hingga ke kantor perwakilan yang dilakukan melalui program transformasi penguatan kinerja BI," jelasnya dalam FGD Bank Indonesia di Bandung, Sabtu (18/3/2017).

Dijelaskan, pihaknya menjalankan program strategis dan nonstrategis untuk mendorong kinerja BI, terutama dengan optimalisasi peran SDM dalam memberikan pelayanan. Oleh karena itu, pihaknya memiliki perhatian khusus dalam memperkuat peran kantor perwakilan di Indonesia terutama dalam pengendalian inflasi di daerah melalui TPID,

sinergi bersama pemda dalam mengembangkan klaster komoditas pangan, perluasan akses layanan keuangan, hingga pendampingan UMKM.

 

Tag : bank indonesia
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top