Strategi Asuransi Simasnet Dongkrak Kinerja

Direktur Utama t Asuransi Simas Net ( Simasnet) Teguh Aria Djana mengatakan,pihaknya akan fokus untuk menggarap asuransi kendaraan motor dan juga asuransi perjalanan untuk merealisasikan target pendapatan premi sampai dengan Rp40 miliar hingga akhir tahun ini. Terget tersebut tumbuh signifikan yaitu sebesar 81,82% jika dibandingkan dengan realisasi premi tahun lalu.nn
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 25 September 2017  |  20:10 WIB
Strategi Asuransi Simasnet Dongkrak Kinerja
Presiden Direktur PT Asuransi Simas Net Teguh Aria Djana (kiri) bersama Direktur Utama PT Telesindo Shop Hengky Setiawan (tengah) berbincang usai peresmian PT Asuransi Simas Net di Jakarta, belum lama ini. PT Asuransi Simas Net didukung teknologi informasi dan sistem Customer Relationship Management (CRM) yang memudahkan konsumen mendaftarkan diri secara online melalui situs www.asuransisimasnet.com. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Asuransi Simas Net ( Simasnet) akan fokus untuk menggarap asuransi kendaraan motor dan juga asuransi perjalanan untuk capai target pendapatan.

Direktur Utama Asuransi Simas Net ( Simasnet) Teguh Aria Djana mengatakan,pihaknya akan fokus di situ untuk merealisasikan target pendapatan premi sampai dengan Rp40 miliar hingga akhir tahun ini. Terget tersebut tumbuh signifikan yaitu sebesar 81,82% jika dibandingkan dengan realisasi premi tahun lalu.

“Pendapatan premi sampai dengan Agustus 2017 mencapai Rp22 miliar. Kontributor terbesar tetap dari asuransi mobil. Ke depan kita fokus travel insurance dan asuransi kendaraan bermotor” kata Teguh kepada Bisnis, Senin (25/9/2017).

Adapun untuk rincian kontribusi premi, kontribusi produk asuransi kendaraan bermotor melalui online menyumbang sebesar 65%, kemudian 25% disusul produk asurasnsi perjalanan atau travel, dan sedangkan sisanya 15% untuk asuransi rumah, dan asuransi kesehatan.

Dia optimistis dapat meningkatkan pertumbuhan premi hingga dua kali lipat dibandingkan dengan perolehan premi pada 2016. Tahun lalu , katanya, pihaknya telah membukukan premi sebesar Rp25 miliar. Adapun tahun ini pihaknya menargetkan dapat mencapai Rp40 miliar. Selanjutnya untuk target jangka panjang, dalam sepuluh tahun ke depan dapat mencatatkan pendapatan premi hingga Rp100 miliar.

Guna mencapai target premi tersebut, pihaknya memproyeksikan channel affinity masih menjadi pengumpul utama premi perusahaan selain melalui penjualan secara langsung. Pasalnya, menurutnya bisnis partnership merupakan model strategi yang dapat diandalkan untuk memperluas penetrasi pasar.

Saat ini, Simas Net juga telah bekerjasama dengan beberapa pihak seperti industri travel, industri tiketing, hotel, multifinance dan juga e-commerce yang menjadi mitra bundling produk Asuransi Simas Net. Hingga akhir tahun, pihaknya menargetkan dapat mencapai 50 mitra kerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top