MUFG Rampungkan Tahap Pertama Pembelian Saham Danamon

The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. (MUFG) telah menyelesaikan pembelian saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk. tahap pertama, sebesar 19,9% dari total saham yang diterbitkan bank swasta itu.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 29 Desember 2017  |  16:00 WIB
MUFG Rampungkan Tahap Pertama Pembelian Saham Danamon
Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk Sng Seow Wah (tengah) berbincang dengan Direktur Hafid Hadeli (dari kiri), Direktur Satinder Ahluwalia, Direktur Vera Eve Lim, dan Direktur Michellina Triwardhany, sebelum paparan kinerja perseroan di Jakarta, Senin (30 - 10).JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. (MUFG) telah menyelesaikan pembelian saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk. tahap pertama, sebesar 19,9% dari total saham yang diterbitkan bank swasta itu.

Bank Danamon menyatakan perseroan telah menerima pemberitahuan dari pemegang saham utama yakni Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd (AFI) pada Jumat (29/12/2017), bahwa transaksi tahap pertama telah rampung. Hal itu disampaikan dalam pernyataan resmi perseroan yang diterima Bisnis, hari ini.

Asia Financial adalah anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh Fullerton Financial Holdings Pte. Ltd. "Tahap selanjutnya dalam transaksi yang diusulkan bergantung pada persetujuan regulator dan pemegang saham, serta memiliki syarat pemenuhan yang serupa dengan transaksi sejenis," demikian disebutkan dalam pernyataan itu.

Mengacu pada pemberitahuan terdahulu pada Selasa (26/12), disebutkan bahwa AFI dan entitas terafiliasi lainnya telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan MUFG, dengan jumlah keseluruhan 73,8% dari total saham yang diterbitkan Danamon.

Investasi tersebut akan dilakukan dalam tiga tahap. Pertama, MUFG akan membeli 19,9% saham Danamon dengan harga Rp8.323 per lembar saham. Harga ditentukan pada price to book ratio dua pada kuartal III/2017, dengan memberlakukan penyesuaian tertentu.

Kedua, MUFG akan membeli tambahan 20,1% saham Danamon dengan tunduk pada persetujuan regulator dan pihak lainnya yang relevan.

Ketiga, MUFG bermaksud mendapatkan persetujuan-persetujuan yang diperlukan untuk meningkatkan kepemilikannya di Danamon di atas 40% dari total saham. Hal ini akan memberi kesempatan bagi pemegang saham Danamon lainnya untuk tetap menjadi pemegang saham atau menjualanya kepada MUFG.

Jika seluruh tahapan itu terealisasi, maka kepemilikan MUFG di Danamon akan menjadi lebih dari 73,8%. Danamon menyatakan harga pembelian saham untuk tahap kedua dan ketiga akan memakai pendekatan yang mirip dengan tahap pertama.

Namun, tidak ada jaminan harga pembelian saham di dua tahap terakhir itu akan lebih tinggi, lebih rendah, atau sama dengan tahap pertama. "Harga ini akan diungkapkan pada waktu yang tepat," terang Danamon.

Emiten berkode BDMN itu menegaskan AFI tetap menjadi pemegang saham signifikan selama proses ini berlangsung dan tetap memberi dukungan penuh sebagai pemegang saham.

Danamon menyatakan fokus perusahaan adalah senantiasa meningkatkan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan dan pemegang saham. Perseroan menegaskan berkomitmen menjalankan strategi perusahaan dan layanan serta kegiatan operasional perbankan tetap berjalan seperti biasa.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada November 2017 AFI memegang 67,37% saham Danamon. Sementara itu, JPMCB-Franklin Templeton Investment Funds memiliki 6,2% saham perseroan dan porsi saham yang dipegang masyarakat adalah 26,42%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perbankan

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup