Pertumbuhan Kredit Perbankan Diprediksi Lebih Baik pada 2018

Pertumbuhan kredit perbankan yang diproyeksikan meningkat mencapai 10% pada 2018 disambut baik oleh sejumlah bankir dan ekonom.
Nirmala Aninda | 09 Januari 2018 19:44 WIB
Kredit Usaha Rakyat - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Pertumbuhan kredit perbankan yang diproyeksikan meningkat mencapai 10% pada 2018 disambut baik oleh sejumlah bankir dan ekonom.

Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan laba bersih perbankan yang secara signifikan sudah membaik situasinya sejak 2014 silam.

Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menyebutkan faktor ketersediaan dan permintaan kredit pada 2018 akan mendorong pertumbuhan bank relatif lebih baik.

Dari segi ketersediaan kredit, Andry menuturkan bank saat ini lebih percaya diri untuk menyediakan pembiayaan karena sebagian besar non-performing loan pada 2017 sudah ditangani.

"Dengan kondisi NPL yang turun maka bank bisa mulai fokus untuk menangani ekspansi kredit," katanya saat dihubungi Bisnis, Senin (8/1/2018).

Sedangkan dari segi permintaan, Andry menyebutkan seharusnya beberapa sektor yang sempat melemah pada 2017 seperti retail, akan membaik pada tahun ini dengan disalurkannya bantuan sosial dari pemerintah dan stabilitas harga pada 2018.

Di sisi lain permintaan dari sektor infrastruktur dikatakan masih akan mendominasi demand kredit selama 2018. "Infrastruktur sih kemarin sebenarnya sudah meningkat ya tapi bukan dari sisi loan tapi dari financing. Karena masih ada proyek yang masih jalan," tuturnya.

Meski demikian Andry mengimbau dengan keadaan suku bunga yang masih cukup tinggi dan berubah-ubah, perbankan harus mampu menangani resiko kredit yang baik agar tidak berubah menjadi NPL

Tag : kredit
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top