Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Marak Hewan Peliharaan, Perusahaan Asuransi Ini Siapkan Pet Insurance

Kami sedang bikin studi, kira-kira penyakit apa yang dialami oleh anjing-anjing yang dipelihara di rumah
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 02 April 2018  |  16:25 WIB
Marak Hewan Peliharaan, Perusahaan Asuransi Ini Siapkan Pet Insurance
Asuransi Sinar Mas. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Asuransi Sinar Mas (ASM) tengah menggodok formula produk asuransi untuk hewan peliharaan atau pet insurance.

Direktur ASM, Dumasi MM Samosir mengatakan saat ini pihaknya juga tengah mengajukan izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Kami sedang bikin studi, kira-kira penyakit apa yang dialami oleh anjing-anjing yang dipelihara di rumah," kata Dumasi di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Dia mengharapkan pada semester kedua tahun ini pet insurance tersebut sudah bisa dipasarkan. Dumasi menjelaskan, sebenarnya produk ini sudah pernah dipasarkan oleh PT Asuransi Sinarmasnet, perusahaan yang awalnya merupakan anak usaha ASM, namun telah memisahkan diri.

Dari pemasaran yang dilakukan Sinarmasnet pada tahun lalu, ASM melihat ada peluang pasar yang menjanjikan untuk produk asuransi hewan peliharaan.

Produk pet insurance ini, lanjur Dumasi, nantinya akan mencakup proteksi kecelakaan dan kesehatan hewan peliharaan. Saat ini, izin yang baru terbit adalah untuk kecelakaan saja. "Mereka [calon nasabah] untuk yang kesehatan, karena biasanya ada [hewan peliharaan] yang sakit kan," ujarnya.

Hewan peliharaan yang bisa diproteksi oleh asuransi jenis ini nantinya adalah anjing dan kucing. Hewan tersebut nantinya akan dipasangi chip untuk menandai bahwa ia diproteksi oleh asurasni hewan peliharaan ASM.

Selain pet insurance, ASM juga tengah mengajukan izin untuk asuransi yang khusus menjamin tindakan digital substraction angiogram (DSA), atau tes diagnostik untuk mengetahui adanya penyumbatan pembuluh darah di otak.

Tindakah DSA sebenarnya sudah di-cover oleg asuransi kesehatan Sinar Mas, namun hanya untuk polis yang mencakup penyakit stroke. Tindakan DSA untuk pencegahan belum dijamin oleh asuransi kesehatan ASM.

Direktur ASM Dumasi MM Samosir/Foto: Reni Lestari

"Kami sedang mempersiapkan produknya, karena juga banyak yang tertolong, tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena dilakukan (DSA) sejak awal," ujarnya.

Layanan DSA ini merupakan salah unggulan di RSPAD Gatot Subroto, dimana ASM sudah menjalin kerjasama dengan rumah sakit kepresidenan tersebut sejak 2004.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi asuransi sinar mas
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top