Bisnis.com, JAKARTA – Aplikasi perbankan digital milik Bank Mandiri, Livin’ by Mandiri, mencatatkan tingginya minat masyarakat terhadap pembayaran QRIS. Hal tersebut salah satunya tercermin dari penggunaan fitur QR Bayar yang mencapai 12 juta pengguna hingga Juli 2025.
SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Erin Young menyampaikan pengguna QR Bayar hingga Juli 2025 mencapai 12 juta pengguna, atau tumbuh 47% secara tahunan (year on year/YoY).
“Jumlah pengguna mencapai 12 juta, tumbuh 47% YoY dengan nilai transaksi tumbuh 119% mencapai Rp94 triliun,” kata Erin dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).
Layanan QR Antar Negara juga mencatatkan pertumbuhan signifikan. Erin mengatakan, pengguna QR Antar Negara di Livin’ tumbuh 157% YoY, menjadi 49.000 pengguna. Nilai transaksi dari fitur ini tercatat tumbuh 184% YoY atau tembus Rp61 miliar.
Meski kontribusi nilai transaksi QR Antar Negara terhadap QR Bayar keseluruhan baru sekitar 0,065%, dia menilai tren pertumbuhan yang tinggi menunjukkan potensi besar layanan ini sebagai salah satu fitur favorit nasabah saat bepergian ke luar negeri.
Setelah sebelumnya tersedia di Malaysia, Singapura, dan Thailand, Bank Mandiri menghadirkan fitur QR Antar Negara di Jepang melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Baca Juga
Melalui layanan ini, nasabah dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS langsung dari Livin’ di berbagai merchant Jepang.
“Kehadiran layanan ini akan memudahkan nasabah bertransaksi di luar negeri serta memperluas jangkauan ekosistem pembayaran digital Indonesia di panggung global,” tutur Erin.
Erin menjelaskan layanan QR Antar Negara di Jepang dapat digunakan di merchant yang terhubung dengan sistem pembayaran berbasis QR nasional Jepang, yaitu JPQR Global, melalui jaringan Netstars.
Selain QRIS, dia mengungkap bahwa Livin’ juga memiliki fitur Tap to Pay sebagai alternatif pembayaran praktis bagi merchant yang belum menerima pembayaran berbasis QR.
Aplikasi Livin’ juga memungkinkan nasabah dapat membuka rekening multicurrency JPY dan menghubungkannya dengan Mandiri Debit Visa. Dengan demikian, nasabah dapat melakukan tarik-tunai langsung dari saldo rekening yen di ATM berlogo Visa di seluruh Jepang.
“Semua dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang international-ready,” pungkasnya.