BTN Finalisasi Pembentukan Perusahaan Manajemen Investasi

Bisnis.com, JAKARTA PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengerucutkan rencana pendirian anak usaha baru pada tahun ini kepada perusahaan yang bergerak di bidang manajemen investasi.
Puput Ady Sukarno | 11 Juni 2018 20:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengerucutkan rencana pendirian anak usaha baru pada tahun ini kepada perusahaan yang bergerak di bidang manajemen investasi.

Direktur Strategi, Resiko dan Kepatuhan BTN Mahelan Prabantarikso mengatakan, keputusan untuk segera melahirkan anak usaha yang bergerak di bidang manajer investasi tersebut guna merespons segera diberlakukannya Undang-undang Tabungan Perumahan Rakyat (UU Tapera). 

"Ketika kebijakan Undang-undang Tapera itu segera diberlakukan, perbankan hanya diberikan dua pilihan, yakni hanya sebagai kustodi atau mengurus manajer investasi.  Tidak boleh dua-duanya. Nah, hasil evaluasi kami dan mempertimbangkan strategi bisnis BTN, jadi kami pilih MI [manajemen investasi] dulu," ujarnya kepada Bisnis, Minggu (10/6/2018).

Sebelumnya, bank pelat merah tersebut merencanakan hendak mendirikan empat anak usaha baru yang bergerak di bidang asuransi umum, asuransi jiwa, manajer investasi, dan multifinance, baik melalui akuisisi maupun joint venture.

Namun demikian, lanjut Mahelan, melihat kondisi dunia usaha yang membutuhkan respons cepat menyambut regulasi baru, BTN memutuskan untuk terlebih dahulu merealisasikan rencana pendirian perusahaan manajemen investasi.

Menurutnya, ketika perusahaan manajemen investasi tersebut terbentuk pada 2018, diharapkan bisa digunakan untuk mengelola dana Tabungan Perumahan Rakyat pemerintah secara profesional dan komersial.

Sementara itu, rencana pendirian perusahaan asuransi jiwa patungan antara BTN dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) saat ini masih ditunda.

Tag : btn
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top