Buana Finance Buru Pasokan Alat Berat

Bisnis.com, JAKARTA PT Buana Finance Tbk. optimistis penyaluran pembiayaan alat berat akan terangkat pada kuartal III/2018 sejalan dengan mulai tersedianya alat berat yang siap dibiayai.
Azizah Nur Alfi | 16 Juli 2018 22:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Buana Finance Tbk. optimistis penyaluran pembiayaan alat berat akan terangkat pada kuartal III/2018 sejalan dengan mulai tersedianya alat berat yang siap dibiayai.

Direktur Finance Lease PT Buana Finance Tbk. Herman Lesmana menyampaikan, perseroan menanti realisasi pasokan alat berat yang informasinya mulai tersedia. Sejalan dengan ketersediaan unit, pihaknya memperkirakan pembiayaan alat berat dapat mencapai Rp700 miliar—Rp800 miliar hingga kuartal III/2018.

"Dari kacamata supplier sudah kelihatan pergerakannya. Buana menunggu realisasinya," katanya, Senin (16/7/2018).

Lebih lanjut, Herman menyebutkan bahwa realisasi penyaluran pembiayaan alat berat sepanjang semester I/2018 tercatat mencapai Rp372,79 miliar, turun 32,29% dibandingkan dengan realisasi pada semester I/2017 senilai Rp550,58 miliar. Menurutnya, penyaluran pembiayaan alat berat yang menurun karena perusahaan terkendala pasokan alat berat.

Sebagai informasi, perusahaan menargetkan penyaluran pembiayaan alat berat senilai Rp1,25 triliun sepanjang 2018.

Sementara itu, secara keseluruhan, sepanjang 2018 perseroan menargetkan penyaluran pembiayaan bisa mencapai Rp4 triliun, tumbuh 34,6% dibandingkan dengan capaian pada 2017 yaitu Rp2,97 triliun.  Dari total target tersebut, pembiayaan alat berat diharapkan berkontribusi sebesar 35%, sedangkan mayoritas pembiayaan masih akan mengalir ke segmen pembiayaan konsumer terutama mobil bekas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
buana finance

Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top