DPK Bank BRI Tembus Rp815 Triliun

DPK Bank BRI menembus Rp815 triliun sampai akhir Agustus 2018 yang sebagian besar disumbang dana murah yakni tabungan dan giro dengan proporsi 62%.
Choirul Anam | 02 September 2018 02:34 WIB
Vice President Bank BRI Prilly Savitri (tengah) bersama Assistant Vice President Bank BRI Cahyo Hari Purwanto (kanan) dan Vice President Bank BRI Regional Malang Basuki Prabowo (kiri) pada BRI Poin Keren Terus Fest di Malang, Sabtu (1/9/2018). - Bisnis.com/Choirul Anam

Bisnis.com, MALANG – Dana pihak ketiga (DPK) Bank BRI menembus Rp815 triliun sampai akhir Agustus 2018 yang sebagian besar disumbang dana murah yakni tabungan dan giro dengan proporsi 62%.

Vice President Bank BRI Prilly Savitri mengatakan posisi DPK sebesar itu berarti tumbuh 8% dibandingkan posisi akhir Desember 2017. Khusus tabungan, pertumbuhannya mencapai 14,5%.

“Masyarakat senang menempatkan dananya dalam bentuk tabungan dan giro di BRI karena banyak keuntungannya,” paparnya di sela-sela BRI Poin Keren Terus Fest di Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/9/2018).

Seperti BRI Poin, ada beberapa cara bagi nasabah yang ingin menukarkan BRI Poin di antaranya dengan redeem menggunakan e-Pay BRI. Nasabah dapat berbelanja di merchant e-commerce yang bekerja sama dengan Bank BRI (berlogo e-Pay), dan menggunakan BRI Poin dengan memasukkan BRI Poin untuk mengurangi nilai pembayaran.

Cara berikutnya, dengan menggunakan redeem BRI Pon via e-catalog BRI. Nasabah dapat mengakses ecatalog.bri.co.id lalu memilih hadiahnya.

Selain itu, e-Voucher untuk untuk berbelanja di merchant, e-product untuk pulsa atau barang. Pilihan berikutnya, melalui redeem BRI Poin via  EDC BRI, nasabah berbelanja di merchant kerja sama Bank BRI.

Selain cara di atas, nasabah mendatangi kantor cabang dan cabang pembantu BRI terdekat untuk melakukan penukaran BRI Poin dengan fasilitas transaksi khusus nasabah giro.

“Skema BRI Poin dinilai lebih menguntungkan oleh nasabah karena semua nasabah dengan perolehan poin tertentu dapat memanfaatkan, tidak seperti undian hadiah yang hanya dinikmati beberapa nasabah saja. Lewat skema itu, sebenarnya nasabah bisa memperoleh mobil dengan menukarkan poin dalam jumlah tertentu,” ucapnya.

Penukaran BRI Poin periode 2017-2018, kata Prilly, berjalan sejak November 2017 dan merupakan salah satu bentuk apresiasi Bank BRI terhadap loyalitas nasabah.

Assistant Vice President Bank BRI Cahyo Hari Purwanto menambahkan jika dinominalkan realisasi dari BRI Poin sudah mencapai Rp93 miliar. Penghimpunan DPK dengan lewat program BNI Poin berhasil menghimpun dana Rp20,7 triliun.

Peningkatan BRI Poin bisa dilakukan dengan menambah jumlah saldo Tabungan BRI BritAma, Tabuingan BRI BritAma Bisnis, Tabungan BRI Junior, dan Giro BRI serta transaksi kartu debit BRI, ATM BRI atau mobile banking BRI, dan Internet banking BRI.

“Setiap penambahan saldo dan transaksi akan mendapatkan BRI Poin dan nasabah dapat menukarkan BRI Poin yang didapatnya untuk berbelanja di sejumlah merchant dan tempat perbelanjaan di antaranya Tokopedia, Blibi,com, dan Tiket.com.

BRI Poin Keren Terus Fest mengangkat empat pilar yakni kuliner, gadget, fashion, dan travel. Beberapa burst program BRI Poin a.l redeem poin tiket konser Fifth Harmony di Jakarta dan Bekasi, serta tukar BRI Poin dengan gadget terkini pada Ramadan lalu di Balikpapan dan Medan.

Di Malang BRI Poin Keren Terus Fest digelar 31 Agustus-2 September 2018. Vice President Bank BRI Regional Malang Basuki Prabowo menegaskan, penyelenggaraan kegiatan tersebut di Malang dengan pertimbangan nilai BRI Poin-nya merupakan salah satu yang terbesar secara nasional.

Tag : bri
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top