BRI Dukung Infrastruktur lewat Acara Konstruksi Indonesia 2018

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyatakan siap mendukung program pembangunan yang dicanangkan pemerintah serta pemerataan infrastruktur nasional lewat berbagai produk perbankan
Ropesta Sitorus | 31 Oktober 2018 17:48 WIB
Siluet pekerja konstruksi - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, MEDAN – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyatakan siap mendukung program pembangunan yang dicanangkan pemerintah serta pemerataan infrastruktur nasional lewat berbagai produk perbankan.

Komitmen tersebut antara lain ditunjukkan melalui dukungan dan partisipasi Bank BRI pada acara Konstruksi Indonesia Tahun 2018 yang diselenggarakan di Jakarta Internasional Expo (JIExpo).

Event bertajuk“Ketahanan Masyarakat Jasa Konstruksi Indonesia Menghadapi Liberalisasi Perdagangan Barang dan Jasa dengan Fokus Utama Pada Peningkatan Sumber Daya Manusia” itu digelar mulai 31 Oktober – 2 November di Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Acara ini merupakan ajang yang tepat bagi masyarakat & pelaku usaha yang bergerak di sektor industri infrastruktur, karena pameran ini menghadirkan berbagai platform dari banyak negara dalam satu tempat, sehingga dapat menjadi preferensi bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis lebih agresif lagi,” kata Direktur Corporate Banking Bank BRI Kuswiyoto, seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Konstruksi Indonesia 2018 dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beserta jajaran Menteri Kabinet Kerja.

Selain menampilkan ribuan produk-produk inovatif  yang menjawab berbagai kebutuhan bagi pembangunan dan konstruksi, acara ini juga menyajikan workshop/seminar mengenai konstruksi nasional dengan mengangkat tema-tema menarik. 

Jokowi menyatakan pemerintah terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur di Indonesia dalam rangka meningkatkan konektivitas wilayah, daya saing ekonomi nasional, dan untuk menekan tingkat disparitas antar daerah di Indonesia.

Ada lima kategori pembangungan infrastruktur nasional yang dicanangkan oleh pemerintah, yakni energi, transportasi, sumber daya air, komunikasi, dan pemukiman. 

Untuk mengebut pembangunan infrastruktur tersebut, rencananya pemerintah pada tahun 2019 akan mengucurkan anggaran belanja infrastruktur sebesar Rp420 triliun atau naik sebesar 400% dari tahun 2014 yang sebelumnya sebesar Rp154,7 triliun. Percepatan pembangunan infrastruktur tersebut pada ujungnya dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

Dalam rangkaian acara tersebut, Presiden Jokowi juga menyerahkan sertifikat kepada perwakilan tenaga konstruksi berprestasi selama 2018, sertifikat ini nantinya akan dibagikan kepada 12.000 tenaga kerja konstruksi yang dianggap telah berkontribusi bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia. 

Acara Konstruksi Indonesia 2018 juga menghadirkan The Global Meeting Program (GMP), yakni program Business matchmaking yang efektif bagi para peserta pameran dan pengunjung yang dapat mengatur jadwal pertemuan bisnis selama acara berlangsung.   

GMP menyediakan fasilitas online yang menjamin akses ke profil-profil bisnis peserta pameran dan pengunjung, sehingga mereka mampu mengidentifikasi klien-klien atau supplier prospektif dengan mencocokan tipe bisnis, supplier atau produk dan jasa khusus, maupun pembeli yang membutuhkan produk dan jasa khusus.

Kuswiyoto menambahkan bahwa Bank BRI bangga dapat turut menjadi bagian dari perhelatan acara pameran konstruksi terbesar di Indonesia ini, karena acara yang diselenggarakan ke-16 kalinya ini telah memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional serta pengembangan sektor konstruksi dan infrastruktur di Indonesia. 

Tag : konstruksi, bank bri
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top