Alvara Research: 10 Program Pemerintah, Kartu Indonesia Sehat Paling Bermanfaat

Kartu Indonesia Sehat (KIS) menjadi program pemerintah paling dirasakan manfaatnya menurut survei Alvara Research Center berjudul “Laporan Survei Pilpres 2019 : Ketika Pemilih Semakin Mengkristal.”
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 19 Januari 2019  |  17:44 WIB
Alvara Research: 10 Program Pemerintah, Kartu Indonesia Sehat Paling Bermanfaat
Presiden Joko Widodo memberikan penjelasan seputar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Balai Desa Asrikaton Pakis Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (21/5/2015). - JIBI/Mohammad Sofii

Bisnis.com, JAKARTA – Kartu Indonesia Sehat  (KIS) menjadi program pemerintah paling dirasakan manfaatnya menurut survei Alvara Research Center berjudul “Laporan Survei Pilpres 2019 : Ketika Pemilih Semakin Mengkristal.”

 Dalam laporan tersebut,  KIS berada di urutan teratas dari 10 program pemerintah, dengan skor 68% disusul program Kartu Indonesia Pintar dan pembangunan infrastruktur.

Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan faktanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ini dilihat dari jumlah peserta, dan angka pemanfaatan yang terus meningkat sejak diimplementasikan. Sampai dengan 10 Januari 2019 jumlah peserta  yang terdaftar dalam Program JKN-KIS telah mencapai 216.152.549 jiwa atau mencakup 82% dari total penduduk Indonesia.

Selain itu, angka menunjukan bahwa banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari hadirnya program ini. Pada tahun 2018, pemanfaatan pelayanan kesehatan di seluruh tingkat layanan mencapai 233,8 juta pemanfaatan, atau rata-rata 640.765 per hari.

“Dari data tersebut dan dengan berbagai dinamika yang terjadi, tidak terbantahkan lagi bahwa Program JKN-KIS telah membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” terang Kepala Humas BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf.

Efek lain dari kehadiran Program JKN-KIS  adalah menimbulkan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Menurut survei yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI di tahun 2016, kontribusi JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2016 sebesar 152,2 triliun dan di tahun 2021 bisa mencapai 289 triliun.

Program ini meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia sampai 2,9 tahun.

Dari penelitian FEB UI juga disebutkan di tahun 2016 Program JKN-KIS telah menyelamatkan 1,16 juta orang dari kemiskinan. Tak hanya itu, JKN-KIS juga telah melindungi 14,5 juta orang miskin dari kondisi kemiskinan yang lebih parah.    

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bpjs kesehatan, jkn, Kartu Indonesia Sehat

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top