BRI Agro Rombak Direksi & Komisaris, Ernawan Terpilih Sebagai Direktur Operasional & Keuangan

PT BRI Agroniaga Tbk. merombak jajaran direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (23/1/2018).
Muhammad Khadafi | 23 Januari 2019 18:48 WIB
Karyawati melayani nasabah di kantor cabang PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (BRI Agro), di Jakarta, Jumat (9/11/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT BRI Agroniaga Tbk. merombak jajaran direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (23/1/2018).

Pada RUPSLB, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Zainuddin Mappa sebagai Direktur Operasional dan Keuangan. Pemegang saham juga mengangkat Ernawan untuk mengisi posisi tersebut.

Selanjutnya, pemegang saham menyetujui pengangkatan Ahdi Jumhari Luddin sebagai Komisaris Utama. “Direktur keuangan sebelumnya dapat penugasan baru di Bank DKI. Kalau komisaris utama sebelumnya menjadi direktur Jiwasraya saat ini,” kata Direktur Utama BRI Agro, Agus Noorsanto usai RUPSLB di di Kantor BRI Agro, Jakarta.

Menurut Agus, pergantian pimpinan suatu jabatan, baik karena promosi maupun rotasi bahkan pengunduran diri dalam sebuah perusahaan itu adalah hal yang biasa.

Hal ini seiring dengan tuntutan dan perkembangan perusahaan, yang juga berkaitan dengan regenerasi kepemimpinan.

Adapun anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. ini sepanjang tahun lalu, hingga triwulan ketiga, mencatat pertumbuhan signifikan. Total Aset secara tahunan naik 49,05% atau menjadi Rp20,9 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) tercatat Rp15,8 triliun, naik 53,94% secara tahunan (year-on-year/yoy). Secara umum deposito masih menjadi kotributor utama pertumbuhan. Sementara itu fungsi intermediasi tumbuh 38,87% yoy menjadi Rp13,7 trilliun.

Kredit segmen menengah menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan sebesar 42,29% yoy.

Kinerja perseroan pun berdampak positif pada penguatan modal melalui akumulasi saldo laba dimana pada 30 September 2018, BRI Agro membukukan laba bersih sebesar Rp166,6 miliar atau naik 63,59% yoy.

 

Tag : kinerja emiten, bri agro
Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top