Cara Memutus Mata Rantai Sandwich Generation

Sandwich generation meliputi generasi milenial yang harus menghidupi orang tua atau anggota keluarga lainnya.
Reni Lestari | 07 Mei 2019 16:47 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam perencanaan keuangan, orang yang terhimpit antara kebutuhannya sendiri dengan keperluan orang lain seperti orang tua atau kerabat, dikenal dengan istilah sandwich generation.

Sandwich digunakan sebagai analogi karena terdiri dari beberapa lapisan yang saling menghimpit. Orang yang teridentifikasi sebagai sandwich generation diibaratkan berada di bagian tengah dari tumpukan tersebut. 

Dalam banyak kasus, sandwich generation meliputi generasi milenial yang harus menghidupi orang tua atau anggota keluarga lainnya. Bagi yang sudah menikah, selain harus memenuhi kebutuhan keluarganya sendiri, generasi ini harus menanggung pula beban finansial orang tua atau saudaranya.

Kondisi ini tentu akan memuat beban finansial seseorang semakin berat. Namun, tidak ada asap jika tak ada api. Sandwich generation dihasilkan karena  adanya kegagalan dari generasi sebelumnya dalam merencanakan keuangan.

Perencana keuangan Budi Rahardjo mengatakan, orang tua dari sandwich generation biasanya tidak menyiapkan tabungan masa pensiun, karena pada masanya perencanaan keuangan dan persiapan hari tua belum menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia.  

"Sehingga lebih sering orang mempersiapkan pensiun karena sudah disediakan oleh perusahaan, atau disediakan pihak lain kalau wirawasta," katanya.

Untuk memutus mata rantai sandwich generation, yang bersangkutan idealnya memiliki penghasilan yang memadai. Selain itu, diperlukan pula perencanaan keuangan yang hati-hati. Pengelolaan keuangan harus lebih bijak dan pengaturan pengeluaran sudah pasti harus dilakukan.

Namun jika dengan dua hal tersebut beban finansial masih terasa berat, mungkin saatnya untuk meminta bantuan kerabat lain untuk meringankan.

"Punya kerabat, ajaklah bekerjasama, untuk membantu keuangan orang tua, bisa dibagi beban bersama anggota keluarganya," lanjut Budi.

Berikutnya yang harus dilakukan adalah merencanakan keuangan sejak dini. Misalnya untuk dana pendidikan anak, harus segera dipikirkan sedini mungkin. Lalu jangan lupa pula sisihkan penghasilan untuk tabungan dan investasi.

Budi mengatakan, untuk memutus mata rantai sandwich generation, perencanaan keuangan yang baik adalah sebuah keharusan. Jika beban finansial terlalu berat dan yang bersangkutan tidak bisa mengatasi kondisi keuangan tersebut, maka status sebagai sandwich generation berpeluang besar untuk diturunkan.

Kiat memutus rantai sandwich generation
1Memiliki penghasilan yang memadai
2

Buat perencanaan keuangan yang hati-hati

3Bijak kelola keuangan
4

Ajak kerabat bekerjasama menanggung beban

5

Merencanakan keuangan sejak dini

Sementara itu, bagi milenial yang belum berkeluarga, langkah pertama dalah mengidentifikasi jumlah penghasilan dan kebutuhan. Berapa uang yang perlu disisihkan untuk orang tua dan uang untuk kebutuhan pribadi, serta berapa banyak porsi investasinya.

"Dia harus mengatur prioritas. Kalau situasi keuangannya tidak memungkinkan, tetap harus prioritas yang penting," ujarnya.

Setelah menyusun anggaran, jangan lupa untuk meningkatkan pengetahuan mengenai investasi sesuai kebutuhannya.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
personal finance

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top