Kementerian BUMN Akan Kembali Gelar RUPS Angkat Dirut BTN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. untuk mengisi posisi direktur utama.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 30 Agustus 2019  |  18:59 WIB
Kementerian BUMN Akan Kembali Gelar RUPS Angkat Dirut BTN
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. untuk mengisi posisi direktur utama.

Pasalnya eks Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Suprajarto yang telah dikukuhkan mengisi posisi tersebut menolak.

“90 hari setelah itu harus ada RUPS lagi. Anggaran dasar menyampaikan seperti itu,” kata Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dia melanjutkan bahwa Jumat pagi, Kementerian BUMN telah membahas kekosongan kursi direktur utama dengan komisaris BTN. Hasilnya dalam anggaran dasar ditetapkan bank akan dipimpin oleh pelaksana harian.

Direktur Commercial Banking BTN Oni Febriarto Rahardjo telah ditunjuk mengisi posisi tersebut. Hal itu berdasarkan masa jabatan paling lama sebagai direksi BTN.

Sementara itu terkait posisi direktur utama BRI yang ditinggalkan Suprajarto, saat ini secara otomatis diisi sementara oleh Wakil Direktur BRI Sunarso. Hal itu beraku hingga RUPSLB BRI yang akan diselenggarakan pada pekan depan, Senin (2/9/2019).

Seperti diberitakan Bisnis sebelumnya, RUPSLB PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., Kamis (29/8/2019), memutuskan memberhentikan Direktur Utama Maryono. Posisinya diberikan kepada Suprajarto yang saat RUPSLB dibacakan menjabat sebagai Direktur Utama BRI.

Tak lama setelah hasil RUPSLB beredar di media massa, Suprajarto menyatakan mundur dari keputusan pemegang saham BTN. Pasalnya dia mengaku tidak pernah diajak berdiskusi mengenai keputusan tersebut.

"Hasil RUPSLB BTN siang ini yang sudah rekan-rekan media ketahui, dan saya sendiri baru tahu setelah membaca berita dari media bahwa saya ditetapkan sebagai Direktur Utama BTN, dimana saya tidak pernah diajak bicara mengenai penetapan ini sebelumnya, apalagi diajak musyawarah," kata Suprajarto di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Suprajarto adalah Direktur Utama BRI sejak 2017. Sebelumnya dia menjabat Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. pada 2015–2017 dan Direktur Bidang Jaringan dan Layanan BRI 2007--2015.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
btn, bank bumn

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top